Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Juli 2026 | Indonesia segera memiliki kapal induk pertama, Giuseppe Garibaldi, yang dihibahkan oleh Italia. Kapal ini rencananya akan disandarkan di Lampung. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama Tunggul mengatakan, demi menyambut kapal induk ini, pembangunan infrastruktur di Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung terus dilakukan.
“Terkait fasilitas labuh dan fasilitas sandar Garibaldi, Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodir Garibaldi. Hingga saat ini, pembangunan fasilitas terus berjalan, sehingga harapannya sebelum Garibaldi tiba di Indonesia, seluruh fasilitas sudah siap dan terdukung,” kata Tunggul.
Kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam berkat sistem mesin penggeraknya. Bobotnya diperkirakan sekitar 13,8 ribu ton. Kapal ini mampu menampung kru yang besar, yakni sekitar 600 kru inti kapal, 230 personel grup udara, sekitar 100 personel komando, dan dalam kondisi tertentu dapat mengangkut hingga 600 pasukan komando tambahan.
Sebanyak 100 prajurit TNI AL telah dikirim ke Italia untuk mengikuti pelatihan intensif sebagai bagian dari proses serah terima sebelum Giuseppe Garibaldi resmi memperkuat armada Indonesia. Mereka akan membawa Giuseppe Garibaldi berlayar ke Indonesia dengan skema joint crew, yakni pengawak gabungan yang terdiri atas personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia.
Setelah tiba di Indonesia, proses alih pengawakan dilakukan secara bertahap hingga seluruh awak kapal sepenuhnya berasal dari prajurit TNI AL. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi agar pengoperasian kapal induk pertama Indonesia dapat berlangsung optimal sejak awal masa penugasannya.
Pemerintah Indonesia berharap kapal induk Giuseppe Garibaldi dapat meningkatkan kapasitas TNI AL dalam menjalankan berbagai operasi, baik operasi militer maupun operasi selain perang. Dengan demikian, Indonesia dapat memperkuat pertahanan maritim nasional dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tantangan keamanan di laut.
Kapal induk Giuseppe Garibaldi diharapkan tiba di Indonesia pada Oktober 2026. Sebelumnya, TNI AL harus menyelesaikan persiapan infrastruktur dan SDM untuk mengoperasikan kapal induk ini. Dengan demikian, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai negara maritim dan meningkatkan kemampuan dalam menjaga keamanan laut.
Kesimpulan, kapal induk Giuseppe Garibaldi merupakan aset strategis yang sangat penting bagi TNI AL dan pertahanan maritim Indonesia. Dengan persiapan yang matang dan SDM yang terlatih, diharapkan kapal induk ini dapat beroperasi dengan efektif dan efisien dalam mendukung keamanan dan pertahanan nasional.











