Ekonomi

Prabowo Subianto: Saya Dihormati di Luar Negeri, Banyak Negara Minta Bantuan Kita

×

Prabowo Subianto: Saya Dihormati di Luar Negeri, Banyak Negara Minta Bantuan Kita

Share this article
Prabowo Subianto: Saya Dihormati di Luar Negeri, Banyak Negara Minta Bantuan Kita
Prabowo Subianto: Saya Dihormati di Luar Negeri, Banyak Negara Minta Bantuan Kita

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyatakan bahwa dirinya sangat dihormati ketika melakukan kunjungan ke luar negeri sebagai Presiden Republik Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa banyak negara yang meminta bantuan dari Indonesia.

Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia harus memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak ingin harga ditentukan oleh negara lain. Ia menargetkan penurunan angka kemiskinan nasional ke kisaran 6,0% hingga 6,5% pada 2027.

Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti praktik under invoicing yang disebut membuat kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri selama puluhan tahun. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus punya posisi tawar kuat dan tak ingin harga ditentukan oleh negara lain.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya terpukul setelah melihat data ekonomi yang menunjukkan pertumbuhan tidak sejalan dengan kesejahteraan masyarakat. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak ingin harga ditentukan oleh negara lain.

Menurut Prabowo, Indonesia harus memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa Indonesia harus memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak ingin harga ditentukan oleh negara lain.

Dalam pidato RAPBN 2027, Prabowo menyoroti praktik under invoicing yang disebut membuat kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri selama puluhan tahun. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus punya posisi tawar kuat dan tak ingin harga ditentukan oleh negara lain.

Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia harus memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak ingin harga ditentukan oleh negara lain.

Kesimpulan, Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak ingin harga ditentukan oleh negara lain. Ia menargetkan penurunan angka kemiskinan nasional ke kisaran 6,0% hingga 6,5% pada 2027 dan menekankan bahwa Indonesia harus memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *