BERITA

Pesawat Terbang: Dari Kemalangan Lion Air Hingga Pengembangan Industri Pertahanan

×

Pesawat Terbang: Dari Kemalangan Lion Air Hingga Pengembangan Industri Pertahanan

Share this article
Pesawat Terbang: Dari Kemalangan Lion Air Hingga Pengembangan Industri Pertahanan
Pesawat Terbang: Dari Kemalangan Lion Air Hingga Pengembangan Industri Pertahanan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Mei 2026 | Pesawat terbang telah menjadi bagian penting dari transportasi modern, namun juga memiliki risiko yang signifikan. Baru-baru ini, Lion Air mengalami kecelakaan yang menyebabkan 122 penumpang gagal terbang. Sementara itu, pemerintah Indonesia berencana untuk mengembangkan industri pertahanan dengan membangun pusat maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat C-130/Hercules di Bandara Kertajati.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan atau alutsista kepada Markas Besar TNI dan TNI Angkatan Udara. Penyerahan alutsista ini termasuk 6 pesawat Multi-Role Combat Aircraft atau MRCA Rafale produksi Dassault Aviation, 4 pesawat Falcon 8X, dan 1 pesawat Airbus E400M Multi-Role Tanker Transport atau MRTT.

Di Jepang, bandara bertema Pokémon pertama di dunia akan segera hadir di Prefektur Ishikawa. Bandara ini akan diresmikan pada 7 Juli 2026 dan akan beroperasi hingga September 2029. Proyek ini digagas oleh The Pokémon Company melalui program amal Pokémon With You Charity, yang berfokus pada dukungan komunitas dan pemulihan daerah terdampak bencana.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Indonesia harus mandiri secara ekonomi. Yusril menilai bahwa kritik terhadap kebijakan fiskal dan sejumlah program strategis itu seolah-olah tengah mengarahkan Indonesia untuk kembali ke struktur ekonomi masa lalu yang berjalan tidak optimal.

Dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata, pemerintah Indonesia berencana untuk mengembangkan bandara-bandara yang lebih modern dan nyaman. Salah satu contohnya adalah Bandara Kertajati yang akan dijadikan pusat MRO pesawat C-130/Hercules.

Kesimpulan, pengembangan industri pertahanan dan transportasi udara di Indonesia harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti. Pemerintah harus memastikan bahwa semua kebijakan dan program yang dilaksanakan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *