BERITA

Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen untuk Kelola Sampah Jakarta

×

Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen untuk Kelola Sampah Jakarta

Share this article
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen untuk Kelola Sampah Jakarta
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen untuk Kelola Sampah Jakarta

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Mei 2026 | Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno baru-baru ini mengunjungi fasilitas pengolahan sampah Copen Hill di Kopenhagen, Denmark. Fasilitas ini dikenal karena menerapkan sistem pengelolaan sampah modern yang terintegrasi dan ramah lingkungan.

Rano Karno mengaku terinspirasi oleh teknologi yang digunakan di Copen Hill, yang tidak hanya mengolah sampah menjadi energi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran aspal. Ia juga menyebutkan bahwa kawasan ini dirancang ramah bagi masyarakat, dengan adanya area edukasi, kafe, dan arena ski rumput.

Menurut Rano Karno, keberhasilan pengelolaan sampah di Copen Hill tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kedisiplinan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah. Ia menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya adalah kunci keberhasilan sistem pengelolaan sampah.

Fasilitas Copen Hill mampu mengolah sekitar 440.000 hingga 610.000 ton sampah setiap tahun, dan menghasilkan listrik serta energi panas bagi 100.000 hingga 150.000 rumah tangga di Kopenhagen. Limbah makanan yang diolah di fasilitas terpisah juga dimanfaatkan menjadi biogas.

Rano Karno berharap bahwa Jakarta dapat mengadopsi konsep pengelolaan sampah yang sama, dengan memperkuat edukasi dan partisipasi warga dalam memilah sampah dari sumbernya. Ia yakin bahwa dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, Jakarta dapat mengurangi persoalan sampah kota.

DKI Jakarta saat ini terus mendorong pengembangan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir. Studi dan kunjungan ke berbagai negara dilakukan sebagai bagian dari upaya mencari model pengelolaan sampah yang efektif bagi Jakarta.

Di sisi lain, PT KAI Daop 4 Semarang mencatat telah menutup enam perlintasan sebidang tidak dijaga yang tersebar di berbagai titik di wilayah itu. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyebutkan bahwa keenam perlintasan sebidang tak dijaga yang ditutup tersebut merupakan bagian dari 11 perlintasan yang telah masuk program dalam tahun ini.

Penutupan perlintasan sebidang tidak dijaga itu termasuk yang ada di Desa Milir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Menurut Luqman, angka kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang selama 2026 ini tercatat sebanyak 12 kejadian.

Kesimpulan yang dapat diambil dari kunjungan Rano Karno ke Copen Hill adalah bahwa pengelolaan sampah yang efektif memerlukan peran aktif dari semua pihak, termasuk masyarakat. Dengan memperkuat edukasi dan partisipasi warga dalam memilah sampah dari sumbernya, Jakarta dapat mengurangi persoalan sampah kota dan mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *