Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Agustus 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) terus mendorong pengembangan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Salah satu contoh nyata keberhasilan KDKMP adalah di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang berhasil membangun ekosistem ekonomi desa yang produktif melalui kemitraan dengan Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD).
Penasehat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Prof. Dr. Zainudin Maliki, menyatakan bahwa keberhasilan KDKMP Desa Pucangan membuktikan desa memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara profesional, transparan, dan berbasis kolaborasi. KDKMP Desa Pucangan telah berhasil memperoleh omzet sekitar Rp1 miliar per bulan dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, pemerintah juga telah mengambil alih pelunasan utang KDKMP sebesar Rp240 triliun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah akan menanggung seluruh kewajiban tersebut menggunakan anggaran negara. Pemerintah juga telah menyiapkan dana Rp240 triliun melalui pinjaman Himbara untuk mendukung operasional program KDKMP.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) juga menegaskan bahwa KDKMP harus menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan mengembangkan potensi unggulan lokal masing-masing daerah melalui hilirisasi komoditas dan penguatan rantai pasok. Ia mencontohkan bahwa komoditas seperti tuna, cakalang, kelapa, pala, dan cengkeh dapat menjadi basis pengembangan usaha koperasi di Maluku Utara sehingga mampu meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat.
Estimasi gaji manajer KDKMP juga telah menjadi sorotan publik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu gaji manajer KDKMP sebesar Rp16 juta per bulan. Ia menegaskan bahwa besaran gaji manajer koperasi akan mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 di masing-masing daerah.
Dalam kesimpulan, pemerintah terus mendorong pengembangan ekonomi desa melalui KDKMP. Keberhasilan KDKMP Desa Pucangan membuktikan bahwa desa memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara profesional, transparan, dan berbasis kolaborasi. Pemerintah juga telah mengambil alih pelunasan utang KDKMP dan menyiapkan dana untuk mendukung operasional program KDKMP.







