Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Mei 2026 | Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami penurunan harga paling dalam di awal pekan ini, dengan turun 7,99% menjadi Rp 4.260. Penurunan ini terjadi karena hari ini merupakan hari ex date atau hari pertama penjualan tanpa dividen BMRI.
Bank Mandiri sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka akan memberikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp44,47 triliun atau setara Rp476,95 per saham. Pembagian dividen tersebut disetujui dalam RUPST Bank Mandiri yang diambil dari 79 persen laba bersih tahun buku 2025.
Menurut Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif akan terus menjadi penopang pertumbuhan ke depan. Ia juga menyebutkan bahwa konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran memang mendorong harga minyak melampaui 100 dolar AS per barel dan memicu volatilitas pasar keuangan global.
Bank Mandiri juga dinobatkan sebagai salah satu bank terbaik di Indonesia versi Forbes, dengan BCA sebagai bank terbaik di Indonesia. Bank Mandiri ada di peringkat dua tepat di bawah BCA, sedangkan BNI ada di rangking enam di bawah BCA, Mandiri, Seabank, Maybank, dan Bank Permata.
Kinerja keempat saham big banks masih sangat positif, dengan peningkatan laba pada kuartal 1-2026. Ini juga didukung dengan penyaluran kredit yang masih terjaga. Saham BBNI saat ini adalah saham big banks paling murah dari sisi valuasi, sedangkan saham BMRI masih menjadi pilihan paling seimbang antara valuasi, kualitas aset, dan kestabilan pendapatan.
Saham BBCA masih disebut sebagai patokan industri perbankan, dengan dana murah yang melimpah, BBCA dapat bertahan di tengah gejolak ekonomi. Secara keseluruhan, saham big banks masih memiliki prospek yang cerah, dengan kombinasi valuasi yang murah, dividen yield menarik, dan momentum earnings yang masih konsisten.
Kesimpulan, penurunan harga saham Bank Mandiri di awal pekan ini tidak harus membuat investor khawatir, karena bank tersebut masih memiliki prospek yang cerah dan dinobatkan sebagai salah satu bank terbaik di Indonesia versi Forbes.











