Bisnis

Kenaikan Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR

×

Kenaikan Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR

Share this article
Kenaikan Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR
Kenaikan Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Mei 2026 | Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) telah resmi naik di Mei 2026. Kenaikan harga BBM ini berlaku di seluruh SPBU seperti Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR.

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga pada BBM nonsubsidi. Pertamax Turbo (RON 98) dijual Rp19.900 per liter, Dexlite (CN 51) dijual Rp26.000 per liter, Pertamina Dex (CN 53) dibanderol Rp27.900 per liter, harga Pertamax Green (RON 95) dijual Rp12.900 per liter, Pertamax (RON 92) seharga Rp12.300 per liter, Pertalite (RON 90) dijual Rp10.000 per liter, dan Solar (CN 48) dijual Rp6.800 per liter.

SPBU Shell baru saja mengumumkan ketersediaan stok untuk jenis solar. Seiring dengan pengumuman tersebut, SPBU swasta itu juga menyampaikan kenaikan harganya menjadi Rp30.890 per liter dari Rp14.620 per liter. Sementara untuk BBM jenis Shell Super (RON 92), Shell V-Power (RON 95), serta Shell V-Power Nitro+ (RON 98), masih belum tersedia hingga kini.

BP-AKR juga melakukan penyesuaian harga untuk BBM jenis solar. Berikut harga terbaru selengkapnya: BP 92 dijual Rp12.390 per liter, BP Ultimate seharga Rp12.930 per liter, BP Ultimate Diesel menjadi Rp29.890 per liter.

Harga BBM di SPBU Vivo juga mengalami penyesuaian untuk jenis solar. Berikut daftar lengkapnya: Revvo 92 dipatok seharga Rp12.390 per liter, Diesel Primus Plus menjadi Rp30.890 per liter.

Kenaikan harga BBM ini berdampak pada masyarakat, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan bermotor. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengelolaan keuangan yang bijak untuk menghadapi kenaikan harga BBM ini.

Kesimpulan, kenaikan harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR merupakan respons atas kelangkaan pasokan imbas berlanjutnya konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Masyarakat perlu melakukan pengelolaan keuangan yang bijak untuk menghadapi kenaikan harga BBM ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *