Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan tipis pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, di tengah aksi jual saham oleh investor asing. Pada penutupan sesi, IHSG tercatat melemah sebesar 0,05% ke posisi 6.127,38.
Pelemahan ini terjadi di tengah volume transaksi yang signifikan dan aksi jual saham oleh investor asing. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG sempat mencapai level tertinggi 6.230,50, bahkan sempat menguat 1,43% menjadi 6.217,87 pada sesi pertama.
Namun, tekanan jual menjelang penutupan membuat indeks berbalik arah dan mengakhiri hari di zona merah. Dinamika pergerakan IHSG dan sektor saham juga menunjukkan bahwa indeks saham unggulan LQ45 mencatat penurunan sebesar 1,49% menjadi 611,16.
Saham-saham bank besar seperti Bank Tabungan Negara (BBTN), Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Central Asia (BBCA) juga mengalami penurunan. BBTN turun 5,22%, BMRI turun 1,21%, BBNI turun 3,65%, BBRI turun 3,91%, dan BBCA turun 4,60%.
Penurunan saham bank besar ini berdampak pada IHSG yang juga melemah. IHSG ditutup pada level 6.127 atau melemah 2 poin (0,05%). Sebelumnya IHSG juga dibuka melemah pada level 6.127. IHSG hari ini sempat menyentuh level tertingginya pada level 6.230.
Sementara level terendahnya terjadi pada saat penutupan di level 6.111. Nilai transaksi indeks pada perdagangan hari ini mencapai Rp 49,94 triliun dengan melibatkan 46,96 miliar lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 2,37 juta kali.
Dari jumlah transaksi itu, sebanyak 271 saham menguat, 409 saham melemah dan 137 saham stagnan. Pelemahan IHSG turut berdampak pada indeks LQ45 yang juga mencatat penurunan.
Penurunan IHSG dan saham bank besar ini menunjukkan bahwa aksi jual investor asing memiliki dampak signifikan pada pergerakan IHSG. Oleh karena itu, para investor harus tetap waspada dan memantau pergerakan IHSG dengan seksama.
Kesimpulan dari pergerakan IHSG hari ini adalah bahwa IHSG melemah tipis akibat aksi jual investor asing. Saham bank besar juga mengalami penurunan yang signifikan. Para investor harus tetap waspada dan memantau pergerakan IHSG dengan seksama untuk menghindari kerugian.











