Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Mei 2026 | Pada hari Jumat, 8 Mei 2026, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, memberikan pembekalan di hadapan 1.064 taruna dan siswa di Akademi Kepolisian, Semarang. Salah satu pesan penting yang disampaikan oleh purnawirawan jenderal itu yakni usai lulus, maka para taruna dan siswa tak hanya fokus untuk meraih pangkat serta jabatan.
"Para taruna dan siswa harus lebih fokus kepada peran dan manfaat untuk rakyat. Selain itu, kalian juga harus bekerja dengan profesional dan memegang integritas," ujar Djamari di dalam keterangan. Ia juga mengingatkan personel kepolisian bukan sekadar profesi, melainkan sebuah pengabdian.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyoroti potensi multitafsir dalam Lampiran Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 terkait definisi dan ruang lingkup ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme. Menurutnya, sejumlah poin dalam aturan tersebut berisiko memunculkan labelisasi yang tidak objektif terhadap kelompok masyarakat tertentu.
Di lain pihak, TNI mengerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) di wilayah Sulawesi Utara bersamaan dengan perhelatan KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Sejumlah alutsista yang dikerahkan antara lain lima pesawat jet tempur F16, Hercules hingga Airbus A400M.
Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, pengerahan alutsista merupakan bentuk kesiapan rutin operasi gabungan TNI untuk menghadapi berbagai situasi yang dapat terjadi di kawasan Asia Tenggara.
Presiden Prabowo Subianto membawa kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad ke KTT ASEAN di Cebu, menjadi penampilan perdana Maung di luar negeri sebagai simbol kebanggaan nasional.
Indonesia memandang stabilitas dan keamanan kawasan sebagai tanggung jawab bersama negara-negara ASEAN. Maka kesiapsiagaan TNI dalam konteks tersebut merupakan bagian dari kontribusi Indonesia untuk mendukung terciptanya situasi kawasan yang aman, kondusif, dan mendukung suksesnya agenda-agenda strategis di ASEAN.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa tersebut adalah pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kepolisian dan pertahanan negara, serta pentingnya memahami dan menghormati keanekaragaman budaya dan tradisi di Indonesia.











