Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Juli 2026 | Presiden Donald Trump menghadapi kritik keras atas keputusannya untuk melibatkan Amerika Serikat dalam perang di Iran. Podcaster terkenal, Joe Rogan, menyatakan bahwa tindakan ini mungkin telah menghancurkan peluang Trump untuk terpilih kembali pada pemilu 2028. Rogan berpendapat bahwa perang ini tidak populer di kalangan warga Amerika dan bahwa banyak orang yang memilih Trump karena janjinya untuk menghindari perang.
Situasi ini semakin diperburuk dengan adanya laporan bahwa EPA (Environmental Protection Agency) belum memenuhi janjinya untuk mengeluarkan agenda ‘Make America Healthy Again’ yang dipimpin oleh Sekretaris Kesehatan, Robert F. Kennedy Jr. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan aktivis yang mendukung gerakan ini.
Di sisi lain, Kongres AS telah memberikan lampu hijau untuk penjualan mesin F110 yang akan digunakan pada pesawat tempur Kaan buatan Turki. Mesin ini dibutuhkan untuk memproduksi pesawat tempur generasi kelima yang sedang dikembangkan oleh Turki.
Sementara itu, kasus transgender yang menantang keputusan Trump tentang olahraga sekolah telah dibatalkan setelah putusan Mahkamah Agung. Kasus ini melibatkan beberapa siswa sekolah yang mengidentifikasi diri mereka sebagai transgender dan ingin berpartisipasi dalam tim olahraga yang sesuai dengan identitas gender mereka.
Dalam beberapa bulan terakhir, Trump telah menghadapi banyak tantangan, termasuk kritik atas kebijakan lingkungannya dan penanganan kasus kesehatan. Meskipun demikian, dia tetap populer di kalangan beberapa pendukungnya.
Perlu diingat bahwa pemilu 2028 masih beberapa tahun lagi, dan banyak hal yang dapat terjadi sebelum itu. Namun, analisis Rogan dan pengaruhnya terhadap kepemimpinan Trump menunjukkan bahwa perang di Iran dapat memiliki dampak signifikan terhadap pemilu mendatang.









