BERITA

Mengenal Keutamaan 10 Muharram dan Amalan yang Dianjurkan

×

Mengenal Keutamaan 10 Muharram dan Amalan yang Dianjurkan

Share this article
Mengenal Keutamaan 10 Muharram dan Amalan yang Dianjurkan
Mengenal Keutamaan 10 Muharram dan Amalan yang Dianjurkan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Juni 2026 | Hari Asyura merupakan hari kesepuluh di bulan Muharram yang memiliki keutamaan besar. Tak pelak memasuki awal tahun Hijriah, banyak umat Islam yang bertanya mengenai 10 Muharram baca apa untuk memaksimalkan ibadah di hari istimewa tersebut.

Hari Asyura ini diyakini sebagai waktu yang mustajab untuk bermunajat dan memperbanyak doa kepada Sang Pencipta. Di antara anjuran utama pada hari tersebut adalah memperbanyak istighfar dan dzikir.

Al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab Latha’if al-Ma’arif menjelaskan bahwa Asyura merupakan hari besar di mana terjadi peristiwa dahsyat pada zaman nabi-nabi terdahulu. Diampuninya dosa para nabi terdahulu. Inilah yang membuat Asyura menjadi hari istimewa.

Merujuk pada beberapa sumber, berikut ini adalah bacaan pada 10 Muharram. Doa pertama ini termaktub dalam kitab Kanzun Najah wa Surur karya Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus. Doa ini merupakan salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Asyura.

Doa-doa ini merupakan rangkaian dzikir yang dianjurkan dibaca pada hari Asyura. Bacaan ini dapat dibaca dengan mengganti kalimat tasbih dengan tahmid, tahlil, dan takbir.

Selain itu, terdapat berbagai amalan 10 Muharram yang dianjurkan dengan keutamaan berlipat ganda, sebagaimana puasa yang diganjar penghapusan dosa setahun. Salah satu ibadah yang paling utama adalah melaksanakan puasa Asyura secara ikhlas.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis, “Puasa pada hari Asyura, aku sungguh berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun sebelumnya,” riwayat Muslim. Selain ibadah puasa, melonggarkan nafkah untuk keluarga juga sangat ditekankan oleh syariat agama.

Imam Al Ghazali di dalam kitab Mukashafah Al Qulub menjelaskan bahwa siapa yang membahagiakan keluarganya saat Asyura, Allah melapangkan rezekinya setahun. Oleh sebab itu, momen sangat mulia pada bulan yang penuh rahmat ini hendaknya tidak pernah dilewatkan begitu saja.

Merangkum berbagai literatur klasik dan kontemporer, berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan dilakukan pada 10 Muharram. Puasa pada tanggal 10 Muharram (Asyura) merupakan amalan paling utama di hari ini.

Rasulullah SAW bersabda: “Puasa pada hari Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar puasa itu dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim). Puasa Asyura termasuk puasa sunnah muakkadah (sangat dianjurkan).

Di samping menghapus dosa setahun lalu, puasa ini juga termasuk puasa sunnah paling utama setelah Ramadhan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah—Muharram.”

Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa dosa yang digugurkan adalah dosa-dosa kecil. Apabila tidak terdapat dosa kecil, maka akan dituliskan kebaikan dan diangkat derajatnya.

Dosa besar hanya bisa dihapus dengan taubat yang sungguh-sungguh. Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Latha’if al-Ma’arif menambahkan bahwa puasa Asyura telah dikenal sejak zaman Jahiliyah, namun Rasulullah ﷺ kemudian menyempurnakannya dengan memerintahkan puasa Tasu’a (9 Muharram) untuk menyelisihi kebiasaan kaum Yahudi.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji mengajak seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Timur untuk menjadikan 1 Muharram sebagai ajang muhasabah alias introspeksi diri secara mendalam. Wagub Kalimantan Timur, Seno Aji menegaskan bahwa pergantian tahun Hijriah bukan sekadar rutinitas perubahan angka di penanggalan, melainkan pengingat sejarah agung hijrahnya Rasulullah SAW yang sarat nilai perjuangan dan keteguhan iman.

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur menggelar doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Masjid As Syuhada Rutan Balikpapan tersebut diikuti pejabat struktural, pegawai, serta warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan spiritual.

Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, dalam sambutannya mengajak seluruh warga binaan menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga mengapresiasi antusiasme warga binaan yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

Menyambut 1 Muharram 1448 H/2026 M, banyak orang memanfaatkan momen ini untuk mengirimkan kata-kata sebagai bentuk perhatian sekaligus pengingat agar senantiasa meningkatkan keimanan dan amal kebaikan. Mulai dari ucapan singkat yang menyentuh hati, pesan Islami yang penuh doa, hingga ucapan dalam bahasa Arab, Inggris, dan Jawa, semuanya bisa menjadi inspirasi untuk menyambut datangnya tahun baru Hijriah.

Kesimpulan, 10 Muharram merupakan hari yang sangat istimewa bagi umat Islam. Dengan memahami keutamaan dan amalan yang dianjurkan, kita dapat memaksimalkan ibadah di hari ini. Selain itu, momentum ini juga dapat digunakan sebagai ajang muhasabah dan evaluasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *