Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 Mei 2026 | Harga emas dan perak Antam mengalami perubahan pada hari Senin, 18 Mei 2026. Harga emas Antam turun Rp5.000 menjadi Rp2.764 juta per gram, sedangkan harga perak Antam naik Rp250 menjadi Rp49.650. Sementara itu, rupiah melemah terhadap dolar AS sebesar 1,12% ke level Rp17.655 per dolar AS.
Menurut analis, pelemahan rupiah dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia serta meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap tensi geopolitik internasional. Selain itu, pidato Presiden Prabowo Subianto juga mendapat respons negatif dari pelaku pasar, sehingga turut membebani pergerakan mata uang domestik.
Harga emas dan perak Antam merupakan indikator penting bagi investor dan pelaku pasar. Emas dinilai sebagai instrumen investasi jangka panjang yang stabil dan cocok untuk diversifikasi portofolio, terutama bagi investor konservatif dengan risiko rendah. Sementara itu, perak Antam juga menjadi pilihan investasi yang menarik, terutama bagi mereka yang ingin diversifikasi portofolio dengan logam mulia lainnya.
Untuk perdagangan besok, tekanan terhadap rupiah diperkirakan masih akan berlanjut seiring belum adanya perubahan signifikan dari kondisi geopolitik dan pergerakan harga minyak global. Namun, pasar mulai menaruh perhatian pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan berlangsung pada Rabu pekan ini, yang diharapkan dapat membantu membatasi pelemahan rupiah lebih dalam di tengah derasnya tekanan eksternal.
Dalam beberapa hari terakhir, harga emas dan perak Antam telah mengalami perubahan yang signifikan. Harga emas Antam telah turun sebanyak Rp5.000 per gram, sedangkan harga perak Antam telah naik sebanyak Rp250 per gram. Perubahan ini telah mempengaruhi investor dan pelaku pasar, yang harus menyesuaikan strategi investasi mereka untuk menghadapi perubahan pasar yang terus berubah.
Untuk itu, investor dan pelaku pasar harus tetap waspada dan memantau perubahan pasar dengan seksama. Mereka harus memahami bahwa perubahan harga emas dan perak Antam dapat mempengaruhi portofolio mereka, dan mereka harus siap untuk menyesuaikan strategi investasi mereka untuk menghadapi perubahan pasar yang terus berubah.











