Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan APBN Sehat, Batalkan Rumor Kas 120 Triliun, dan Umumkan Selesainya Restrukturisasi Kereta Cepat Whoosh

×

Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan APBN Sehat, Batalkan Rumor Kas 120 Triliun, dan Umumkan Selesainya Restrukturisasi Kereta Cepat Whoosh

Share this article
Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan APBN Sehat, Batalkan Rumor Kas 120 Triliun, dan Umumkan Selesainya Restrukturisasi Kereta Cepat Whoosh
Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan APBN Sehat, Batalkan Rumor Kas 120 Triliun, dan Umumkan Selesainya Restrukturisasi Kereta Cepat Whoosh

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 April 2026 | Jakarta, 26 April 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berada pada posisi yang sangat sehat. Ia menepis beredar rumor bahwa kas negara hanya tersisa Rp 120 triliun, sekaligus mengumumkan bahwa proses restrukturisasi proyek Kereta Cepat Jakarta‑Bandung (Whoosh) telah selesai dan siap diumumkan kepada publik.

Menurut Purbaya, angka Rp 120 triliun yang sempat menjadi headline hanyalah bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan di Bank Indonesia. Total SAL pemerintah mencapai Rp 420 triliun, dengan Rp 300 triliun sisanya disimpan di perbankan dalam bentuk deposito on‑call yang dapat dicairkan kapan saja. “Kas negara tidak hanya Rp 120 triliun, melainkan likuiditas yang cukup untuk menutupi kebutuhan belanja negara selama beberapa bulan ke depan,” ujar Purbaya dalam sebuah konferensi pers di Gedung BPPK, Jakarta.

Purbaya juga menanggapi tudingan internal di lingkungan Kementerian Keuangan yang menyebutnya sebagai menteri yang tertutup dan kurang mahir berbahasa Inggris. Ia menyatakan bahwa pihak-pihak yang menyebarkan informasi tersebut telah “dirapikan” demi menjaga stabilitas institusi. “Kami tidak akan membiarkan isu‑isu miring mengganggu proses pengambilan keputusan, terutama yang berhubungan dengan investasi dan kepercayaan investor,” tegasnya.

Sejalan dengan upaya menjaga kepercayaan, Purbaya mengumumkan bahwa restrukturisasi proyek Whoosh telah selesai. Proses ini melibatkan renegosiasi kembali dengan mitra Tiongkok untuk menyesuaikan pembiayaan dan jadwal pelaksanaan. “Keputusan restrukturisasi telah kami sampaikan langsung kepada mitra proyek, dan kini tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan hasil rinciannya,” kata Purbaya. Ia menekankan bahwa keberhasilan restrukturisasi ini penting untuk mempertahankan hubungan jangka panjang Indonesia‑Tiongkok serta menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi mitra kerja sama yang dapat diandalkan.

Selain itu, Menteri Keuangan menambahkan bahwa kebijakan moneter dan fiskal pemerintah telah dioptimalkan untuk meningkatkan likuiditas. Penempatan sebagian besar dana SAL di perbankan bertujuan memberikan dukungan tambahan bagi sektor kredit, sehingga aliran dana ke pelaku usaha dapat berjalan lancar. “Kami tidak hanya menjaga saldo di bank sentral, tetapi juga memastikan likuiditas tersedia di pasar untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Dalam rangka meningkatkan transparansi, Purbaya mencopot dua pejabat eselon I di Kementerian Keuangan: Direktur Jenderal Anggaran, Luky Alfirman, dan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Febrio Nathan Kacaribu. Penggantian ini, menurutnya, merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola internal dan menegakkan akuntabilitas.

Pengumuman ini datang bersamaan dengan rencana pemerintah mengusulkan insentif bagi motor listrik mulai tahun 2026, dengan target penjualan 6 juta unit pada tahap awal. Meski detail kebijakan belum dipublikasikan secara lengkap, inisiatif ini diharapkan dapat menambah beban pendapatan negara melalui pajak penjualan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Dengan situasi keuangan negara yang stabil, Purbaya menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi publik untuk khawatir mengenai kelangsungan program pemerintah. “Uang kita masih banyak, APBN masih kuat, dan kami siap mendanai prioritas pembangunan serta program bantuan sosial,” tuturnya.

Kesimpulannya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil menegaskan kesehatan keuangan negara, menepis rumor kas yang menyesatkan, serta menyelesaikan restrukturisasi proyek strategis yang menjadi sorotan internasional. Langkah-langkah internal yang diambilnya diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi Indonesia dalam arena ekonomi global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *