Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Juni 2026 | Masyarakat Indonesia saat ini dihadapkan pada kenaikan harga BBM non-subsidi yang cukup signifikan. Hal ini tentu saja berdampak pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari biaya transportasi hingga harga kebutuhan sehari-hari. Dalam menghadapi situasi ini, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan umat Muslim untuk tidak hanya fokus pada harga dan pasar, tetapi juga memperhatikan hubungan dengan Allah.
Menurut Ustaz Khalid, rezeki tidak ditentukan oleh kondisi ekonomi semata, melainkan oleh Allah Ar-Razzaq, Dzat Yang Maha Memberi Rezeki. Oleh karena itu, di tengah sulitnya keadaan, umat Muslim harus menyadari bahwa yang lebih dibutuhkan bukan sekadar tambahan penghasilan, tetapi tambahan keberkahan dalam rezeki.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa BBM dan LPG subsidi tidak ada kenaikan harga. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya ketimpangan ekonomi di tengah masyarakat. Pemerintah saat ini tengah membuat arah kebijakan pengelolaan ekonomi negara yang berorientasi pada kepentingan rakyat serta negara.
Di sisi lain, harga BBM non-subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan yang cukup signifikan. PT Pertamina melalui Subholding Commercial & Trading, Pertamina Patra Niaga, resmi mengumumkan penyesuaian harga terbaru untuk sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Utara.
Antrean solar subsidi di SPBU AP Pettarani Makassar juga mengular ke badan jalan. Sejumlah kendaraan berukuran jumbo antre panjang di salah satu SPBU di Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan. Sejumlah sopir mengaku memilih lokasi ini karena jarang kehabisan solar.
Dalam menghadapi kenaikan harga BBM non-subsidi, masyarakat harus menyadari bahwa rezeki tidak ditentukan oleh kondisi ekonomi semata, melainkan oleh Allah Ar-Razzaq, Dzat Yang Maha Memberi Rezeki. Oleh karena itu, umat Muslim harus menyadari bahwa yang lebih dibutuhkan bukan sekadar tambahan penghasilan, tetapi tambahan keberkahan dalam rezeki.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa kenaikan harga BBM non-subsidi merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Namun, dengan menyadari bahwa rezeki tidak ditentukan oleh kondisi ekonomi semata, melainkan oleh Allah Ar-Razzaq, Dzat Yang Maha Memberi Rezeki, umat Muslim dapat menghadapi situasi ini dengan lebih tenang dan percaya diri.









