Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 April 2026 | Hari pertama Thomas & Uber Cup 2026 yang digelar di Forum Horsens, Denmark, menyuguhkan kontras menarik antar tim besar. Tim China tampil menguasai panggung dengan kemenangan bersih 5-0 baik pada nomor Thomas maupun Uber, sementara Indonesia menampilkan pola permainan yang lebih santai namun tetap mengamankan kemenangan. Di sisi lain, pertandingan antara India dan Kanada menjadi sorotan karena intensitasnya yang tinggi.
Tim Thomas China membuka kompetisi dengan mengalahkan Australia secara mutlak. Pemain tunggal putra pertama, Shi Yu Qi, menyelesaikan duel melawan Ephraim Stephen Sam dengan skor 21-14, 21-10 dalam 31 menit. Pada nomor ganda putra pertama, pasangan Liang Wei Keng dan Wang Chang menundukkan duo Indonesia, Rizky Hidayat / Jack Yu, 21-11, 21-12 hanya dalam 22 menit. Meskipun Li Shi Feng terpaksa bertarung hingga tiga game melawan Shrey Dhand (21-15, 17-21, 21-16), China tetap menutup semua lima pertandingan dengan selisih poin yang lebar.
Di kategori Uber, China tidak mengizinkan lawan menggapai satu set pun. Chen Yu Fei menguasai nomor tunggal putri pertama melawan Sofiia Lavrova (21-9, 21-14). Han Yue, Xu Wen Jing, pasangan ganda putri Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, serta ganda campuran Li Yi Jing/Luo Xu Min melanjutkan dominasi dengan kemenangan 2 set bersih masing‑masing. Hasil akhir: 5-0 untuk China di kedua tim.
Indonesia, meski tidak menampilkan performa spektakuler, tetap menutup hari pertama dengan kemenangan. Pada nomor ganda putra, pasangan Satwiksairaj Rankireddy / Chirag Shetty mengalahkan lawan mereka, menambah poin penting bagi Tim Thomas Indonesia. Di nomor tunggal putri, tim Indonesia belum tampil karena pertandingan pada hari pertama difokuskan pada tim putra, sehingga mereka menunggu laga selanjutnya.
Sementara itu, Tim Uber Korea Selatan menorehkan hasil gemilang 5-0 melawan Spanyol. An Se Young membuka skor di tunggal putri pertama, diikuti kemenangan pasangan ganda putri An Se Young/Jeong Na Eun, serta tiga kemenangan tambahan di nomor tunggal putri kedua, ganda putri kedua, dan tunggal putri ketiga. Keberhasilan ini menempatkan Korea Selatan di puncak klasemen grup Uber.
Pertarungan paling menegangkan terjadi antara India dan Kanada di grup Uber. India berhasil menumbangkan Kanada dengan skor 4-1. Meskipun Lakshya Sen terpaksa menyerah pada Victor Lai pada partai pertama (21-18, 19-21, 10-21), India bangkit kembali melalui empat kemenangan beruntun. Pasangan Satwiksairaj Rankireddy / Chirag Shetty, pemain tunggal Ayush Shetty, serta duo ganda putra Hariharan Amsakarunan / M. R. Arjun dan pemain tunggal Srikanth Kidambi memastikan kemenangan tim India. Hasil ini menegaskan bahwa India kembali menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di fase grup.
Jadwal hari kedua, 25 April 2026, menampilkan serangkaian pertandingan penting yang akan memperjelas peta persaingan. Di lapangan utama, Indonesia akan menantang Kanada pada pukul 17.00 WIB (lapangan 2) dalam laga Uber Cup grup C. Sementara China akan menghadapi tuan rumah Denmark pada pukul 23.30 WIB (lapangan 1) di grup A. Pertandingan lain yang menarik meliputi India vs Ukraina pada grup A Uber Cup dan Malaysia vs Turki pada grup B Uber Cup.
Berikut rangkuman singkat jadwal hari kedua:
- 08.30 (13.30 WIB) – Malaysia vs Turki (Uber Cup Grup B, Lapangan 1)
- 12.00 (17.00 WIB) – Indonesia vs Kanada (Uber Cup Grup C, Lapangan 1)
- 18.30 (23.30 WIB) – China vs Denmark (Uber Cup Grup A, Lapangan 1)
- 08.30 (13.30 WIB) – Chinese Taipei vs Sweden (Thomas Cup Grup C, Lapangan 2)
- 12.00 (17.00 WIB) – Malaysia vs England (Thomas Cup Grup B, Lapangan 2)
- 18.30 (23.30 WIB) – India vs Ukraine (Uber Cup Grup A, Lapangan 2)
Siaran langsung semua pertandingan hari kedua dapat disaksikan melalui platform Vidio, memastikan penggemar di Indonesia tidak melewatkan aksi tim nasional.
Dengan hasil hari pertama yang memperlihatkan dominasi China dan ketangguhan India, serta jadwal hari kedua yang menampilkan pertemuan krusial, klasemen sementara masih sangat dinamis. Indonesia dan China berada di posisi teratas grup masing‑masing, namun performa India yang menunjukkan kemampuan bangkit dari kekalahan pertama menambah ketegangan di grup Uber.
Ke depan, strategi rotasi pemain, kondisi fisik, dan adaptasi lapangan akan menjadi faktor penentu. Tim yang mampu menjaga konsistensi dan mengelola tekanan akan melaju ke babak gugur dengan peluang besar meraih gelar.
Dengan semangat kompetitif yang tinggi, Thomas & Uber Cup 2026 menjanjikan pertarungan seru hingga akhir fase grup, dan para pecinta bulu tangkis di seluruh dunia menantikan siapa yang akan mengangkat trofi bergengsi ini.











