Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juni 2026 | Operasi Patuh 2026 akan segera digelar pada 8-21 Juni 2026. Dalam operasi ini, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memperkuat transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas melalui pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone.
ETLE Drone memungkinkan petugas melakukan pemantauan dan penindakan pelanggaran lalu lintas dari udara secara real-time, objektif, dan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas di jalan. Kehadiran ETLE Drone menjadi salah satu inovasi penting dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Patuh 2026 akan lebih mengutamakan penegakan hukum secara elektronik. Sekitar 60 persen penindakan akan dilakukan melalui sistem ETLE, sementara sisanya melalui tilang manual dan teguran humanis.
Pemanfaatan ETLE Drone juga dinilai mampu menjangkau titik-titik yang sulit diawasi oleh kamera statis maupun petugas di lapangan. Dengan sudut pandang dari udara, berbagai pelanggaran seperti melawan arus, pelanggaran marka jalan, penggunaan pelat nomor yang dimodifikasi, hingga pelanggaran lainnya dapat terpantau secara lebih efektif.
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Faizal menyampaikan bahwa penggunaan ETLE Drone merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas sekaligus meminimalkan potensi gangguan terhadap pengguna jalan. Pemanfaatan teknologi ini juga mendukung pendekatan penegakan hukum yang presisi, modern, dan berbasis data dalam setiap pelaksanaan operasi lalu lintas.
Operasi Patuh 2026 mengusung semangat transformasi digital dengan mengedepankan penegakan hukum berbasis teknologi ETLE sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat berlalu lintas. Dengan demikian, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya disiplin berlalu lintas.
Kehadiran ETLE Drone bukan semata-mata untuk melakukan penindakan, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh secara berkelanjutan demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh Indonesia.
Operasi Patuh 2026 juga akan mengoptimalkan penggunaan teknologi kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik ETLE Drone, ETLE Handheld maupun ETLE Statis. Petugas juga akan meningkatkan penindakan langsung terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Salah satu sasaran Operasi Patuh adalah lokasi-lokasi yang kerap terjadi pelanggaran melawan arus karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya disiplin berlalu lintas dan menghindari pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.











