BERITA

Tarif Listrik PLN Juni 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkap Harga per kWh

×

Tarif Listrik PLN Juni 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkap Harga per kWh

Share this article
Tarif Listrik PLN Juni 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkap Harga per kWh
Tarif Listrik PLN Juni 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkap Harga per kWh

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Juni 2026 | Tarif listrik PLN untuk triwulan II 2026 tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini berlaku untuk periode April hingga Juni 2026 bagi seluruh golongan pelanggan, baik bersubsidi maupun nonsubsidi.

Menurut Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno, keputusan mempertahankan tarif diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah parameter ekonomi makro. Parameter yang digunakan adalah realisasi November 2025 hingga Januari 2026, yakni kurs Rp16.743,46 per dolar AS, Indonesian Crude Price (ICP) USD62,78 per barel, inflasi 0,22 persen, dan harga batu bara acuan (HBA) USD70 per ton.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan PLN siap menjalankan kebijakan pemerintah sekaligus menjamin keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan. "Di tengah kondisi geopolitik global yang dinamis, kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada triwulan II 2026. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, serta menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga daya beli dan daya saing nasional," ujar Darmawan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik. "PLN menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik," kata Gregorius.

Tarif listrik untuk rumah tangga 900 VA RTM adalah Rp1.352 per kWh, sedangkan untuk rumah tangga 1.300 VA sampai 2.200 VA adalah Rp1.444,70 per kWh. Tarif listrik untuk bisnis 6.600 VA sampai 200 kVA adalah Rp1.444,70 per kWh, dan untuk rumah tangga 3.500 VA ke atas adalah Rp1.699,53 per kWh.

Gregorius juga menjelaskan bahwa kenaikan tagihan listrik yang dirasakan oleh sebagian pelanggan dapat dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik akibat beberapa faktor, seperti kondisi cuaca, kenaikan suhu, dan meningkatnya aktivitas di rumah. "Meningkatnya aktivitas di rumah menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari," kata dia.

PLN juga terus mengimbau pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak, antara lain dengan memeriksa instalasi listrik di dalam rumah secara berkala serta mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali.

Kesimpulan, tarif listrik PLN untuk triwulan II 2026 tidak mengalami kenaikan. Pelanggan dapat memantau riwayat pembelian token dan pembayaran tagihan listrik secara mandiri melalui aplikasi PLN Mobile. PLN juga mengimbau pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *