Ekonomi

Ekspor Batu Bara dan Sawit Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026

×

Ekspor Batu Bara dan Sawit Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026

Share this article
Ekspor Batu Bara dan Sawit Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026
Ekspor Batu Bara dan Sawit Lewat PT DSI Mulai 1 Juni 2026

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Juni 2026 | Ekspor sumber daya alam (SDA) strategis seperti batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy akan dilakukan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi perdagangan, mencegah praktik under-invoicing dan transfer pricing, serta memastikan Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, kebijakan ekspor satu pintu ini diterapkan untuk meminimalisir praktik kecurangan dalam perdagangan ekspor. Selama masa transisi, kegiatan ekspor akan berjalan seperti biasa oleh perusahaan yang bersangkutan, namun demikian, perusahaan ekspor wajib melaporkan kegiatan ekspornya melalui PT DSI.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bersama Indonesian Mining Association (IMA), Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI – ICMA), Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyatakan akan mengikuti kebijakan tersebut. Mereka meminta penerapan ekspor satu pintu dilakukan secara bertahap, transparan, dan akuntabel, dengan mempertimbangkan keunikan masing-masing sektor.

Para pengusaha juga meminta jaminan kepastian atas kontrak yang sedang berjalan, kontrak jangka panjang, mekanisme pembayaran, serta ketentuan pengapalan dan asuransi. Mereka berharap ekspor tetap bisa berjalan sesuai mekanisme yang berlaku selama masa transisi tiga bulan.

Implementasi kebijakan ekspor satu pintu ini diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat, salah satunya meningkatkan tata kelola ekspor nasional. Pemerintah menjamin proses transisi dapat berjalan dengan lancar dan terukur, serta menjaga iklim usaha dan meningkatkan kepercayaan kepada mitra dagang di berbagai negara.

Kesimpulan dari kebijakan ini adalah bahwa pemerintah berupaya untuk meningkatkan transparansi dan kepastian dalam perdagangan ekspor, serta memastikan bahwa Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ekspor dapat berjalan lebih lancar dan terukur, serta memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *