Ekonomi

Pasar Modal Indonesia Tetap Prospektif di Tengah Dinamika Global

×

Pasar Modal Indonesia Tetap Prospektif di Tengah Dinamika Global

Share this article
Pasar Modal Indonesia Tetap Prospektif di Tengah Dinamika Global
Pasar Modal Indonesia Tetap Prospektif di Tengah Dinamika Global

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Mei 2026 | Pasar modal Indonesia masih menunjukkan prospek yang positif di tengah dinamika global dan sentimen rebalancing indeks MSCI. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan bahwa jumlah investor domestik pasar modal terus bertambah, dengan peningkatan sekitar 7 juta investor ritel baru secara year-to-date.

Menurut Friderica, peningkatan jumlah investor tersebut turut mendorong pertumbuhan dana kelolaan industri reksadana nasional. Nilai Aktiva Bersih (NAB) atau Asset Under Management (AUM) reksadana kini mencapai Rp 718,44 triliun.

CEO Danantara Rosan Roeslani juga menilai bahwa prospek pasar modal Indonesia tetap positif dalam jangka panjang, didorong oleh fundamental kuat emiten badan usaha milik negara (BUMN) serta tingkat imbal hasil investasi yang dinilai kompetitif.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta agar Bursa Efek Indonesia (BEI) menciptakan regulasi-regulasi yang bisa meyakinkan dan membuat para investor lokal merasa nyaman. Hal ini dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan investor di pasar modal.

OJK melaporkan adanya peningkatan dana kelola reksadana sebesar Rp49,71 triliun, atau meningkat sekitar 6,39%. Kenaikan ini utamanya didorong oleh aktivitas net subscription dari para investor.

Antusiasme masyarakat untuk masuk ke pasar modal juga menunjukkan tren yang sangat positif, dengan penambahan 7 juta investor ritel baru di pasar modal Indonesia secara year-to-date.

Friderica menegaskan bahwa reformasi ini diarahkan untuk memastikan bahwa pasar keuangan Indonesia tidak hanya berkembang dari sisi ukuran atau market size, tetapi juga dari aspek fundamentalnya, integritas, kemudian keterbukaan, dan lain-lain.

Kesimpulan, pasar modal Indonesia tetap prospektif di tengah dinamika global, dengan peningkatan jumlah investor dan dana kelolaan reksadana. BEI dan OJK terus berupaya untuk menciptakan regulasi yang membuat investor merasa nyaman dan meningkatkan kepercayaan investor di pasar modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *