Religi

Mengenal Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

×

Mengenal Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

Share this article
Mengenal Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah
Mengenal Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Mei 2026 | Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam. Bulan ini memiliki banyak keutamaan karena di dalamnya terdapat ibadah haji dan Hari Raya Iduladha. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, termasuk menjalankan puasa sunnah.

Puasa sunnah di awal Dzulhijjah terbagi menjadi tiga bagian yang paling dikenal, yakni puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah. Ketiganya memiliki keutamaan besar serta pahala yang berlipat ganda. Puasa Dzulhijjah adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, bersedekah, menjaga silaturahim, dan berpuasa.

Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Puasa ini dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji. Sementara bagi jamaah haji, berpuasa pada hari Tarwiyah dinilai khilaful aula atau tidak lebih utama karena dikhawatirkan mengurangi kekuatan fisik saat menjalani rangkaian ibadah haji.

Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi yang tidak sedang melaksanakan haji karena hukumnya sunnah dan dapat menghapus dosa setahun yang lalu serta setahun yang akan datang. Puasa Arafah menjadi penebus dosa selama dua tahun, menjadikan keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah sebagai salah satu amalan terbaik sepanjang tahun.

Bagi umat Islam yang ingin menambah amalan di bulan Dzulhijjah, berikut jadwal puasa sunnah yang bisa dilakukan menjelang Idul Adha 2026. Puasa Dzulhijjah dapat dikerjakan mulai Senin, 18 Mei 2026 hingga Minggu, 24 Mei 2026. Puasa sunnah ini dilakukan sebagaimana puasa pada umumnya, yaitu dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

Selain menjadi amalan sunnah yang dianjurkan, puasa pada awal Dzulhijjah juga menjadi momen untuk meningkatkan ibadah menjelang Hari Raya Idul Adha. Niat puasa Dzulhijjah dibaca pada malam hari, yakni sejak terbenam matahari hingga sebelum terbit fajar. Berikut bacaan niat puasa sunnah Dzulhijjah: نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta’âlâ).

Kesimpulan, puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan dua puasa sunnah yang dilaksanakan berturut-turut pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Keduanya memiliki latar belakang sejarah, makna, dan keutamaan yang berbeda namun saling melengkapi. Dengan memahami keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Islam dapat memaksimalkan ibadah menjelang Idul Adha dan meningkatkan kualitas spiritualnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *