Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Juni 2026 | Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia dari tim Honda Team Asia, mengalami akhir pekan sulit pada Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026). Ia finis di posisi ke-16 dan gagal meraih poin, sehingga membuatnya turun dari posisi tiga besar klasemen Moto3 2026 untuk sementara.
Sebelum balapan dimulai, Veda sudah mendapat tantangan tambahan berupa hukuman long lap penalty. Penalti diberikan setelah dirinya dianggap menghalangi rival saat sesi kualifikasi. Meski begitu, Veda sempat tampil impresif pada awal balapan. Start dari posisi kesembilan, ia langsung naik ke posisi keenam pada lap pertama.
Veda bahkan sempat merebut posisi kelima dari Brian Uriarte, rivalnya sejak level junior. Namun, situasi berubah setelah ia menjalani penalti pada lap ketiga. Pembalap berjuluk The Rocket Boy itu juga sempat melebar sebelum menuntaskan hukumannya. Keadaan tersebut membuatnya turun ke barisan belakang.
Klasemen Moto3 2026 sementara ini dipimpin oleh Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar) dengan 170 poin, diikuti oleh Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) dengan 111 poin, dan Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar) dengan 77 poin. Veda Ega Pratama kini berada di urutan keenam dengan 71 poin.
Insiden lainnya terjadi pada David Munoz, pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP, yang mengalami kecelakaan mengerikan saat balapan Moto3 Hungaria 2026. Munoz terjatuh di tengah rombongan ketika persaingan untuk posisi ketiga memanas dalam balapan Moto3 Hungaria di Sirkuit Balatonfokajar, Hungaria.
Kejadian ini menyebabkan balapan dihentikan tepat sebelum bubaran. Kekhawatiran pun sempat muncul karena benturan parah yang dialami Munoz. Munoz bukan kali ini saja mengalami cedera parah, karena sebelumnya ia juga pernah mengalami patah tulang femur di bagian paha saat balapan Moto3 Indonesia.
Veda Ega Pratama akan terlebih dahulu pulang ke Indonesia sebelum mengikuti Moto3 Republik Ceska, 19-21 Juni. Ayah Veda Ega Pratama, Sudarmono, menilai putranya dalam kondisi siap menghadapi Moto3 Italia di Sirkuit Mugello pada 29–31 Mei 2026, dengan fokus utama pada proses adaptasi motor Moto3 spek baru yang menjadi kunci performa, serta pemanfaatan sesi latihan untuk meningkatkan kemampuan.
Kesimpulan dari akhir pekan ini adalah Veda Ega Pratama masih memiliki potensi untuk meningkatkan posisinya di klasemen Moto3 2026, namun ia harus meningkatkan konsistensi dan mengatasi tantangan yang dihadapi. Dengan dedikasi dan kerja keras, Veda Ega Pratama dapat kembali bersaing di papan atas dan mencapai tujuannya di ajang Moto3.











