Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Juni 2026 | Thomas Tuchel, pelatih tim nasional Inggris, baru-baru ini menghadapi situasi yang tidak diinginkan ketika Tino Livramento terpaksa mundur dari skuad Piala Dunia 2026 karena cedera. Meskipun demikian, Tuchel tetap memutuskan untuk tidak memasukkan Trent Alexander-Arnold ke dalam skuad dan lebih memilih Trevoh Chalobah sebagai penggantinya.
Keputusan ini menunjukkan bahwa Tuchel lebih mengutamakan kesatuan tim daripada individu. Ia tidak ragu untuk meninggalkan pemain-pemain besar jika mereka tidak sesuai dengan sistem yang ia terapkan. Hal ini telah terbukti saat ia masih melatih Chelsea, di mana ia meninggalkan pemain-pemain seperti Romelu Lukaku dan Christian Pulisic dalam pertandingan-pertandingan besar.
Filosofi Tuchel ini telah terbukti berhasil di Chelsea, di mana ia memenangkan Champions League, Super Cup, dan Club World Cup. Kemenangan ini menjadi faktor penting dalam pengangkatannya sebagai pelatih tim nasional Inggris. Selain itu, Tuchel juga telah memenangkan dua gelar Ligue 1 dengan Paris Saint-Germain dan Bundesliga dengan Bayern Munich.
Tuchel dikenal sebagai ahli dalam turnamen sepak bola, dan ia telah membuktikan hal ini dengan membawa PSG ke final Champions League, serta memenangkan Coupe de France, Coupe de la Ligue, dan Trophée des Champions. Ia juga memenangkan DFB-Pokal dengan Borussia Dortmund.
Dengan pengalaman dan filosofi yang ia miliki, Tuchel diyakini dapat membawa tim nasional Inggris meraih kesuksesan di Piala Dunia 2026. Ia telah menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dan membangun kesatuan tim yang kuat.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Thomas Tuchel telah membuktikan dirinya sebagai pelatih yang sangat berpengalaman dan berhasil. Ia memiliki filosofi yang jelas dan telah membuktikan kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang sulit. Dengan demikian, harapan untuk kesuksesan tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026 sangatlah besar.











