Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Agustus 2026 | Di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi nasional, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya baru-baru ini menerima kunjungan dari pengusaha nasional Arsjad Rasjid. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan penguatan industri nasional dan percepatan transisi energi.
Mereka membahas pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, termasuk perkembangan industri motor listrik yang telah dirintis Arsjad sejak 2022. Pembahasan juga menyoroti besarnya potensi hilirisasi nikel sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik yang dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kendaraan listrik global.
Salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi nasional adalah melalui ekspor. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia baru-baru ini meluncurkan platform ekspor ‘We Buy From Indonesia’ untuk memetakan rantai pasok nasional dan memperluas keterlibatan produk Indonesia di pasar global. Peluncuran ini disampaikan oleh Ketua Umum Kadin Anindya Novyan Bakrie saat pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Platform ‘We Buy From Indonesia’ ini merupakan inisiatif yang bukan saja sebuah katalog, tetapi juga suatu platform teknologi dan perdagangan. Berbagai produk buatan Indonesia telah menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan global, termasuk di sektor otomotif, kedirgantaraan, furnitur, dan barang konsumsi. Kadin mengembangkan platform tersebut berdasarkan pemetaan data perdagangan Indonesia.
Dari total nilai ekspor sekitar 300 miliar dolar AS per tahun, sekitar 240 miliar dolar AS berasal dari berbagai komoditas dan produk di luar batu bara, baja nirkarat, dan minyak sawit. Melalui platform tersebut, Kadin memetakan rantai pasok produk ekspor beserta perusahaan yang terlibat agar peluang peningkatan ekspor lebih mudah diidentifikasi.
Upaya ini bertujuan meningkatkan pembelian dari pelanggan yang sudah ada sekaligus memperbesar kapasitas produsen dalam negeri untuk memenuhi permintaan pasar global. Buku ‘We Buy From Indonesia’ disusun dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Kadin juga berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memastikan data yang digunakan akurat dan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan ekspor nasional.
Kesimpulan dari peluncuran platform ‘We Buy From Indonesia’ ini adalah upaya nyata dari Kadin untuk meningkatkan ekonomi nasional melalui ekspor. Dengan memanfaatkan teknologi dan memperluas keterlibatan produk Indonesia di pasar global, diharapkan nilai ekspor Indonesia dapat meningkat dan memberikan dampak positif pada perekonomian nasional.











