Uncategorized

Raymond/Joaquin Batal Tampil di Singapore Open 2026 Akibat Cedera Lutut

×

Raymond/Joaquin Batal Tampil di Singapore Open 2026 Akibat Cedera Lutut

Share this article
Raymond/Joaquin Batal Tampil di Singapore Open 2026 Akibat Cedera Lutut
Raymond/Joaquin Batal Tampil di Singapore Open 2026 Akibat Cedera Lutut

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 Mei 2026 | Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, batal tampil di Singapore Open 2026 akibat cedera lutut yang dialami oleh Raymond. Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengatakan bahwa keputusan menarik Raymond/Joaquin diambil demi menjaga kondisi pemain agar tidak semakin parah di tengah padatnya rangkaian turnamen BWF.

Menurut Antonius, Raymond mengalami masalah pada lutut kiri jelang keberangkatan tim ke Singapura. "Satu pekan terakhir Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang tidak enak. Sudah coba diterapi dan disesuaikan pola latihannya, tapi kemarin di pemeriksaan terakhir jelang berangkat kondisinya masih ada rasa tidak nyaman," kata Antonius.

Antonius menambahkan bahwa Raymond sebenarnya masih memungkinkan untuk bertanding, namun kondisi fisiknya dinilai belum cukup optimal untuk tampil di level turnamen sekelas Singapore Open. "Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026. Sebenarnya masih bisa main tapi pasti tidak maksimal karena ada pergerakan tertentu kurang lepas, ada yang ganjal,” ujarnya.

Absennya Raymond/Joaquin membuat sektor ganda putra Indonesia di turnamen level yang bergulir di Singapore Indoor Stadium pada 26-31 Mei itu kini bertumpu kepada pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Di luar ganda putra, Indonesia juga menurunkan sejumlah wakil lain di Singapore Open 2026, yakni Jonatan Christie dan Alwi Farhan di tunggal putra, kemudian Putri Kusuma Wardani pada sektor tunggal putri. Di sektor ganda putri, Indonesia diperkuat pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi. Sementara di nomor ganda campuran, Merah Putih mengandalkan pasangan non-pelatnas Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja serta Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.

Sementara itu, di Malaysia Masters 2026, pasangan ganda putra andalan tuan rumah, Aaron Chia, mengalami kegagalan melangkah ke babak final setelah ditumbangkan oleh kompatriot mereka sendiri, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Langkah pasangan unggulan ini harus terhenti di fase semifinal.

Aaron Chia juga melakukan tindakan emosional dengan membanting raket di tengah lapangan, yang membuatnya langsung mendapatkan teguran dari umpire pertandingan. Insiden luapan kekesalan tersebut memicu reaksi langsung dari juru taktik asal Indonesia yang kini menukori skuad ganda putra Negeri Jiran, Herry Iman Pierngadi.

Pelatih kawakan yang akrab disapa Herry IP ini menyayangkan sikap anak asuhnya yang dinilai kurang bijak dalam mengelola tekanan di hadapan publik pendukung mereka sendiri. "Aaron dan Wooi Yik sedikit kesulitan mengendalikan dan mengatur emosi mereka,” ujar Herry IP.

Di akhir artikel ini, kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa cedera lutut yang dialami oleh Raymond Indra menjadi penyebab utama batalnya pasangan ganda putra Indonesia, Raymond/Joaquin, untuk tampil di Singapore Open 2026. Sementara itu, di Malaysia Masters 2026, pasangan ganda putra andalan tuan rumah, Aaron Chia, mengalami kegagalan melangkah ke babak final dan melakukan tindakan emosional dengan membanting raket di tengah lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *