Uncategorized

Piala UEFA dan Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo dan Portugal Siap Membuat Sejarah

×

Piala UEFA dan Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo dan Portugal Siap Membuat Sejarah

Share this article
Piala UEFA dan Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo dan Portugal Siap Membuat Sejarah
Piala UEFA dan Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo dan Portugal Siap Membuat Sejarah

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Mei 2026 | Piala UEFA dan Piala Dunia 2026 menjadi dua ajang sepak bola internasional yang paling dinantikan. Cristiano Ronaldo, salah satu pemain terbaik dunia, telah dipastikan masuk dalam skuad Timnas Portugal untuk Piala Dunia 2026. Ini berarti Ronaldo berpeluang mencetak sejarah sebagai pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia.

Ronaldo telah menjalani debut Piala Dunia pada edisi 2006 di Jerman dan sejak itu selalu menjadi andalan dalam setiap turnamen empat tahunan. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menegaskan bahwa pemilihan Ronaldo bukan sekadar karena statusnya sebagai ikon sepak bola dunia, melainkan karena kontribusi besar yang masih bisa diberikan oleh penyerang yang kini bermain di Arab Saudi itu.

Di sisi lain, UEFA sedang bersiap untuk melakukan perombakan besar-besaran terhadap kalender sepak bola internasional mulai musim 2028-29. Rencana ini termasuk mengganti babak kualifikasi tradisional dengan format liga bergaya Swiss, meniru struktur Liga Champions yang baru diperbarui. Negara-negara Eropa akan memainkan lebih sedikit pertandingan ganda dan menghadapi lawan yang lebih beragam dalam sistem berjenjang yang dirancang untuk meningkatkan persaingan dan menghilangkan jadwal pertandingan yang berulang.

Sementara itu, memori abadi Piala Dunia 1994 masih teringat, terutama kisah dramatis Diego Maradona dengan Argentina. Maradona, yang telah mengantarkan tim nasional Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 dan mencapai final turnamen yang sama empat tahun kemudian, mengalami kehidupan yang tidak stabil. Sikapnya berubah, dan dia jarang terlihat di lapangan latihan, membuat klubnya, Napoli, kecewa. Maradona akhirnya dijatuhi denda besar karena mangkir dari komitmen tim dan kemudian terbukti positif mengonsumsi kokain dalam tes urin pascapertandingan, yang mengakibatkan sanksi larangan bermain selama 15 bulan dari FIFA.

Pasca-hukuman berakhir, Maradona bergabung dengan Sevilla dan kemudian Newell’s Old Boys, tetapi kondisi fisiknya memburuk akibat stres dan lonjakan berat badan. Namun, ia berhasil kembali ke tim nasional Argentina untuk Piala Dunia 1994 setelah merekrut binaragawan Daniel Cerrini untuk membantunya menurunkan berat badan. Sayangnya, ambisi Cerrini untuk menyentuh target 70 kilogram membuatnya meresepkan suplemen khusus yang mengandung efedrina, yang kemudian menjadi awal mula petaka besar Maradona di Piala Dunia 1994.

Kisah Maradona dan Ronaldo menjadi dua contoh yang menarik dalam dunia sepak bola internasional. Sementara Ronaldo siap membuat sejarah dengan Portugal, memori Maradona dengan Argentina masih menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia yang tak terlupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *