Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 Mei 2026 | Pertarungan zona degradasi Super League semakin seru menjelang akhir musim. PSBS Biak dan Semen Padang terdepan sebagai tim yang berpotensi turun kasta ke Liga 2 musim depan. Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, menegaskan tekad timnya untuk menutup musim BRI Super League 2025/2026 dengan hasil positif saat menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.
PSBS Biak telah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan, namun Mihail tetap meminta anak asuhnya tampil maksimal. Ia ingin Badai Pasifik meninggalkan kesan baik pada partai terakhir musim ini. Mihail mengakui duel melawan Bhayangkara FC tidak akan mudah, tetapi PSBS tetap membawa motivasi besar untuk mengakhiri musim di atas Semen Padang.
PSBS Biak meraih kemenangan 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pekan ke-17 BRI Super League musim ini di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Dengan hasil ini, PSBS Biak berada di dasar klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. Bhayangkara FC menempati posisi ketujuh klasemen dengan raihan 50 poin.
Pertarungan zona degradasi Super League ini semakin seru dengan Persis yang masih berharap-harap cemas untuk tetap bertahan di Liga 1. Persis harus menghadapi lawan-lawan tangguh untuk memperebutkan posisi aman. Sementara itu, PSBS Biak dan Semen Padang harus berjuang keras untuk menghindari degradasi.
Di tengah berbagai persoalan finansial yang melanda klub, PSBS juga kehilangan banyak pemain pada akhir musim ini. Sejumlah nama memilih hengkang akibat masalah gaji yang belum dibayar. Namun, PSBS Biak tetap bertekad untuk menutup musim dengan hasil positif dan meninggalkan kesan baik.
Pertarungan zona degradasi Super League ini akan berakhir dengan dramatis. PSBS Biak, Semen Padang, dan Persis akan berjuang keras untuk memperebutkan posisi aman. Siapakah yang akan bertahan di Liga 1 dan siapakah yang akan terdegradasi? Pertarungan ini akan segera terjawab.











