OLAHRAGA

Krisis Gol Persebaya: Bernardo Tavares Hadapi Tekanan Besar Setelah Kebobolan 20 Gol dalam 12 Laga

×

Krisis Gol Persebaya: Bernardo Tavares Hadapi Tekanan Besar Setelah Kebobolan 20 Gol dalam 12 Laga

Share this article
Krisis Gol Persebaya: Bernardo Tavares Hadapi Tekanan Besar Setelah Kebobolan 20 Gol dalam 12 Laga
Krisis Gol Persebaya: Bernardo Tavares Hadapi Tekanan Besar Setelah Kebobolan 20 Gol dalam 12 Laga

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 April 2026 | Persebaya Surabaya tengah berada dalam situasi yang menegangkan setelah mencatat rekor mengkhawatirkan: 20 gol kebobolan dalam 12 pertandingan kompetisi Super League 2025-2026. Rekor ini menambah beban bagi pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, yang kini dipertaruhkan nasibnya di klub bersejarah tersebut.

Pertandingan terakhir pada pekan ke-28 melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo berakhir dengan skor tipis 1-2 untuk keunggulan tamu. Meskipun Persebaya menguasai bola sebesar 71 persen dan menciptakan 23 tembakan, hanya 10 peluang yang berbahaya dan tidak satu pun yang berujung gol. Kekalahan ini menegaskan bahwa penguasaan statistik tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir.

Berikut rangkuman performa defensif Persebaya hingga saat ini:

Pertandingan Gol Kebobolan Poin
1-3 3 0
4-6 5 1
7-9 4 3
10-12 8 1

Statistik di atas menggambarkan tren kebobolan yang terus meningkat, terutama pada babak kedua di mana pertahanan Persebaya tampak rapuh. Bernardo Tavares mengakui bahwa masalah utama terletak pada penyelesaian akhir serta kurangnya keberuntungan dalam situasi krusial di dalam kotak penalti.

“Jika tidak mencetak gol, itu adalah masalah. Tapi kami menciptakan peluang. Akurasi tembakan kami harus diperbaiki,” ujar Tavares dalam konferensi pers pasca laga. Ia menambahkan bahwa tim telah menciptakan dinamika positif, namun tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut secara efektif.

Para pemain inti seperti Riyan Ardiansyah, Francisco Rivera, dan Risto Mitrevski mendapat pujian atas kerja keras mereka, namun kritik tetap mengarah pada lini belakang yang belum menemukan keseimbangan. Lulinha, pemain Madura United yang mencetak dua gol, menjadi sorotan Tavares yang menyebutkan bahwa pemain tersebut “tidak memiliki izin” untuk berada di posisi tertentu, menyinggung keputusan wasit yang kontroversial.

Tekanan terhadap Tavares tidak hanya datang dari hasil di lapangan. Suporter Bajul Ijo, yang dikenal setia, mulai menuntut perubahan taktik dan bahkan mempertanyakan keberlanjutan kepelatihan beliau. Di media sosial, hashtag #SaveTavares dan #BebasGolMuda menjadi tren, menandakan kekhawatiran akan masa depan klub jika tidak ada perbaikan signifikan.

Di sisi lain, manajemen klub telah menyatakan dukungan penuh kepada pelatih. Mereka menekankan pentingnya stabilitas dan memberikan kesempatan bagi Tavares untuk memperbaiki performa tim dalam beberapa pekan mendatang. “Kami percaya pada visi jangka panjang,” ujar salah satu eksekutif Persebaya, menambahkan bahwa klub akan mempertimbangkan langkah-langkah strategis, termasuk perekrutan bek baru pada bursa transfer berikutnya.

Analisis taktik menunjukkan bahwa Persebaya sering mengandalkan formasi 4-3-3 dengan fokus menyerang melalui sayap. Namun, ketika lawan menekan secara tinggi, pertahanan menjadi terpapar celah. Perubahan menjadi formasi 3-5-2 atau menambah bek tengah dapat menjadi solusi jangka pendek.

Selain faktor taktis, faktor psikologis juga berperan penting. Rasa percaya diri yang menurun setelah serangkaian kebobolan dapat memengaruhi konsentrasi pemain di lini pertahanan. Pelatih psikolog tim dilaporkan sedang melakukan sesi motivasi untuk memulihkan mentalitas juara.

Berita ini menegaskan bahwa nasib Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya kini berada di ujung tanduk. Jika tim tidak mampu menurunkan angka kebobolan dan meningkatkan efektivitas serangan, kemungkinan perubahan kepelatihan akan menjadi opsi tak terhindarkan menjelang fase akhir musim.

Persebaya masih memiliki peluang untuk bangkit, mengingat sisa jadwal menampilkan lawan yang dapat dimanfaatkan untuk mengumpulkan poin penting. Namun, setiap langkah selanjutnya harus diambil dengan perhitungan matang, baik dari sisi taktik, manajemen, maupun dukungan suporter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *