Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 17 Mei 2026 | Tim bola voli Jakarta Bhayangkara Presisi berhasil melaju ke final AVC Men’s Champions League 2026 setelah mengalahkan Hyundai Capital Skywalkers dengan skor 3-0 (25-23, 27-25, 25-23) pada laga semifinal di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.
Kemenangan ini membawa Bhayangkara untuk menantang wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian, pada partai puncak yang diselenggarakan di tempat yang sama, pada Minggu (17/5), mulai pukul 19.00 WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara tampil lebih efektif dalam membongkar pertahanan lawan yang berasal dari Korea Selatan (Korsel). Bhayangkara mencatatkan total 41 serangan, delapan blok, dan delapan servis as, sedangkan Hyundai Capital Skywalkers membukukan 30 serangan, lima blok, dan lima servis as.
Dominasi Bhayangkara dalam aspek serangan menjadi faktor utama yang mengantarkan tim tersebut meraih kemenangan, sekaligus menjaga peluang merebut gelar juara Asia antarklub untuk pertama kalinya.
Keita dan kawan-kawan sempat mendapatkan perlawanan sangat sengit pada set kedua, lewat kejar-kejaran poin. Namun, ketenangan para pemain membuat Bhayangkara tetap unggul di set tersebut, dengan menorehkan 27-25.
AVC Men’s Champions League 2026 merupakan kompetisi bola voli putra antarklub paling bergengsi di Asia yang diikuti tim-tim kuat dari Korea Selatan, Iran, Thailand, Kazakhstan, hingga Qatar.
Sebagai tuan rumah, Indonesia mengirim dua wakil terbaiknya, yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya, untuk bersaing dengan klub-klub elite Asia.
Pada Kamis (14/5), langkah Garuda Jaya terhenti di babak perempat final setelah kalah 0-3 (14-25, 12-25, 12-25) dari Foolad Sirjan Iranian.
Sementara itu, Bhayangkara melaju ke semifinal setelah mengalahkan Zhaiyk VC dengan skor 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, 25-21) pada babak perempat final.
Dengan kemenangan ini, Bhayangkara menjadi wakil Indonesia pertama yang akan berlaga pada ajang Kejuaraan Dunia Voli antar klub.
Indonesia menjadi negara ke-8 asal Asia yang berlaga di turnamen kejuaraan dunia tersebut sejak pertama kali digelar pada tahun 1989.
Kapten JBP, Nizar Julfikar, menyebut timnya masih memiliki sejumlah catatan evaluasi meski berhasil mencapai final.
"Kami memang masih ada kendala karena persiapan tim juga cukup singkat, jadi wajar masih ada sedikit struggle di pertandingan. Namun, untuk besok kami fokus saja, menikmati pertandingan dan berjuang sampai selesai," ujar Nizar.
Pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran, mengatakan kemenangan ini menjadi modal penting sebelum menghadapi lawan kuat dari Iran.
"Ada yang lebih dan ada yang kurang, tetapi yang penting kami menang dan masuk final. Pasti ada evaluasi, tetapi sekarang fokus recovery dan persiapan untuk menghadapi tim Iran," kata Reidel.
Dengan demikian, Jakarta Bhayangkara Presisi telah mencapai final AVC Men’s Champions League 2026 dan akan berhadapan dengan Foolad Sirjan Iranian pada partai puncak.











