Uncategorized

Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Dari Sejarah Hingga Tantangan Baru

×

Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Dari Sejarah Hingga Tantangan Baru

Share this article
Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Dari Sejarah Hingga Tantangan Baru
Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Dari Sejarah Hingga Tantangan Baru

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 12 Mei 2026 | Piala Dunia 2026 menjadi salah satu topik yang menarik untuk dibahas pencinta sepak bola dunia. Berstatus sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, AS datang dengan ambisi besar untuk mencetak sejarah baru di turnamen paling bergengsi tersebut.

Meskipun sepak bola di AS belum populer di negara tersebut, perkembangannya dalam dua dekade terakhir menunjukkan progres yang signifikan sehingga menjelma menjadi salah satu kekuatan dominan di kawasan CONCACAF.

Timnas Amerika Serikat memang belum selevel Brasil atau Jerman. Namun, tahukah kamu, mereka pernah membuat geger edisi Piala Dunia perdana pada 1930? Saat itu, AS melaju ke semifinal dan finis di peringkat ketiga.

Pada awal abad 21, para atlet yang dikirim ke turnamen internasional harus merasakan lamanya perjalanan menuju negeri tuan rumah. Itu juga yang dialami Timnas Amerika Serikat jelang Piala Dunia edisi pertama.

Pada 13 Juni 1930, mereka naik kapal uap SS Munargo yang bertolak dari New Jersey. Waktu tempuh perjalanan laut menuju Montevideo, ibu kota Uruguay, mencapai 18 hari.

Dilansir situs resmi FIFA, saking lamanya mengarungi laut, mereka sempat mampir di dua destinasi wisata sebelum sampai tujuan. Tempat tersebut adalah Bermuda yang dikenal dengan pantainya serta kota wisata populer Brasil, Rio de Janeiro.

Di sisi lain, Timnas Amerika Serikat berangkat ke Uruguay tanpa memasang target. Alasannya karena mereka sadar AS sama sekali tidak diunggulkan. Dua tahun sebelumnya di Olimpiade 1928, mereka dibantai Argentina dengan skor telak 2-11.

Banyak yang mengira mereka hanya tim penggembira di ajang ini alias berpotensi mengemas koper lebih cepat. Ada satu mitos yang menyebut kalau pemain Amerika Serikat saat itu diimpor dari Inggris dan Skotlandia.

Faktanya, memang ada enam pemain lahir di Britania Raya. Namun, mayoritas dari mereka pindah ke AS ketika masih kecil atau remaja bersama keluarga. Para pemain kelahiran Skotlandia terdiri dari Alexander Wood, Jimmy Gallagher, Andy Auld, Jim Brown, dan Bart McGhee.

Hanya satu nama yang berasal dari Inggris, yakni bek kiri, George Moorhouse. Moorhouse tercatat pernah mentas di kasta ketiga Liga Inggris bersama Tranmere Rovers pada 1921–1923. Itu pun hanya dua kali bermain.

Membentuk Timnas AS susahnya setengah mati. Banyak bintang liga domestik saat itu, American Soccer League (ASL), menolak panggilan timnas karena ogah meninggalkan pekerjaan dan bisnis selama berbulan-bulan.

Akhirnya, setelah seleksi terbuka, terpilih 16 gabungan pemain klub profesional dan amatir. The Philly Soccer Page menjelaskan, seorang pemain bernama James Gentle direkrut dengan alasan unik: ia fasih berbahasa Spanyol yang dituturkan penduduk Uruguay.

Bert Patenaude mencetak hattrick pertama dalam sejarah Piala Dunia saat melawan Paraguay, sementara kekalahan 1-6 dari Argentina di semifinal tetap mengantarkan AS finis peringkat ketiga.

Sementara itu, Senator Amerika Serikat Rand Paul pada Senin, 11 Mei 2026, mengumumkan telah mengajukan amandemen konstitusi untuk mengakhiri pemberian kewarganegaraan otomatis berdasarkan tempat lahir bagi anak-anak imigran ilegal.

Langkah Paul sejalan dengan kebijakan Presiden Donald Trump yang sebelumnya mengeluarkan perintah eksekutif untuk membatasi pemberian kewarganegaraan otomatis kepada anak yang lahir di AS dari ibu imigran tanpa dokumen.

Kebijakan tersebut langsung menghadapi gugatan hukum dari kelompok hak sipil dan sejumlah negara bagian. Amandemen ke-14 Konstitusi AS yang diratifikasi pada 1868 setelah Perang Saudara menyatakan bahwa semua orang yang lahir atau dinaturalisasi di AS dan tunduk pada yurisdiksinya merupakan warga negara Amerika Serikat.

Namun, Paul menilai aturan tersebut kini dimanfaatkan melalui jalur imigrasi ilegal. “Imigrasi legal membangun negara ini. Imigrasi ilegal digunakan untuk mengakali sistem. Hanya anak-anak dari penduduk legal yang seharusnya menerima kewarganegaraan otomatis,” tegasnya.

Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat juga dibayangi ancaman teror akibat konflik Amerika Serikat-Iran. Sebuah papan bertuliskan “Piala Dunia FIFA 2026” dipajang di Stadion NYNJ, Kamis, 7 Mei 2026, di East Rutherford, N.J.

Pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat disebut menghadapi ancaman teror yang lebih tinggi di tengah memanasnya konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Sejumlah pakar keamanan menilai situasi tersebut diperburuk oleh berkurangnya personel dan sumber daya kontra-terorisme di lembaga penegak hukum federal.

Empat pakar kontra-terorisme yang diwawancarai menyebut ancaman terbesar justru datang dari pelaku ekstremis domestik yang bergerak sendiri atau lone actor. Mereka biasanya terpapar radikalisme melalui internet, baik dari propaganda politik ekstrem maupun kelompok jihad seperti Islamic State atau ISIS.

Kita tidak hanya harus melindungi setiap stadion, tetapi juga seluruh rantai menuju pertandingan itu sendiri,” kata Javed Ali, profesor asosiasi di Universitas Michigan yang pernah bertugas di FBI, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, dan Dewan Keamanan Nasional.

Ada sangat banyak pertandingan, sementara sumber daya untuk mengurangi risiko dari berbagai ancaman jumlahnya terbatas,” lanjutnya.

Pemerintah Iran memastikan tim nasional sepak bola mereka tetap akan tampil di Piala Dunia 2026. Iran meminta FIFA menjamin kondisi yang adil dan bebas dari kepentingan politik bagi seluruh peserta turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kesimpulan, Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat menjadi salah satu topik yang menarik untuk dibahas pencinta sepak bola dunia. Berstatus sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, AS datang dengan ambisi besar untuk mencetak sejarah baru di turnamen paling bergengsi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *