Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 14 Juli 2026 | Perusahaan teknologi Meta baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menunda peluncuran fitur username di WhatsApp. Keputusan ini diambil setelah pemerintah India meminta Meta untuk menghentikan fitur tersebut karena kekhawatiran tentang peningkatan risiko kejahatan siber.
Fitur username di WhatsApp dirancang untuk memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon mereka. Namun, pemerintah India khawatir bahwa fitur ini dapat disalahgunakan oleh penipu untuk melakukan kejahatan siber seperti phishing dan penipuan identitas.
Meta telah menyerahkan tanggapan tertulis kepada pemerintah India dan menjamin bahwa fitur username tidak akan diluncurkan di India sampai konsultasi dengan pemerintah selesai. Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi (MeitY) saat ini sedang menganalisis tanggapan Meta sebelum memutuskan langkah selanjutnya.
Sementara itu, di Inggris, komunitas Meadow Well di North Tyneside sedang berusaha untuk memperbaiki citra mereka setelah peristiwa kekerasan di masa lalu. Mereka telah mengadakan hari aksi untuk membersihkan lingkungan dan meningkatkan kesadaran tentang kegiatan positif yang dilakukan di komunitas tersebut.
Di tempat lain, tragedi terjadi di pantai Seaton Carew di Hartlepool, Inggris, ketika seorang ayah meninggal saat mencoba menyelamatkan anak-anaknya yang terjebak dalam arus kuat. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan di pantai dan pentingnya meningkatkan kesadaran tentang bahaya arus kuat.
Dalam beberapa minggu terakhir, WhatsApp telah menjadi sorotan karena berbagai alasan, termasuk fitur username yang dihentikan sementara dan kekhawatiran tentang kejahatan siber. Namun, perusahaan tetap berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna mereka.











