Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 Juli 2026 | Facebook, platform media sosial terbesar di dunia, mengalami gangguan yang menyebabkan jutaan pengguna tidak dapat mengakses akun mereka. Gangguan ini terjadi secara global, dengan laporan masalah akses mulai masuk sejak pagi hari.
Pengguna yang mencoba mengakses Facebook melalui versi desktop mendapatkan pesan bahwa akun mereka ‘Sementara Tidak Tersedia’ karena masalah situs. Sementara itu, pengguna Instagram, yang juga dimiliki oleh Meta, melaporkan kesulitan melihat dan membagikan postingan, dengan pesan kesalahan yang menyatakan ‘Mohon maaf, terjadi kesalahan. Kami sedang mengerjakan untuk memperbaiki ini secepat mungkin.’
Downdetector, platform pemantau gangguan online, melaporkan lonjakan besar dalam laporan gangguan pada Facebook, Facebook Messenger, dan Instagram sekitar pukul 9 pagi, dengan lebih dari 5.000 laporan untuk Facebook dan lebih dari 3.500 laporan untuk Instagram.
Banyak pengguna yang mengalami masalah melaporkan bahwa mereka dapat mengakses Facebook melalui aplikasi mobile, tetapi tidak melalui versi web. Beberapa pengguna juga mengeluh tentang kesulitan menggunakan fitur panggilan di Messenger, dengan pesan kesalahan yang menyatakan bahwa aplikasi mereka sudah ketinggalan zaman, meskipun mereka telah mencoba menginstal ulang aplikasi.
Meta, perusahaan induk Facebook, belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang gangguan ini. Namun, laporan gangguan mulai menurun sekitar pukul 10 pagi, dengan beberapa pengguna melaporkan bahwa mereka dapat mengakses akun mereka kembali.
Gangguan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna tentang keamanan dan ketersediaan data mereka. Sementara itu, pengguna lain memanfaatkan kesempatan ini untuk mengkritik ketergantungan masyarakat pada media sosial dan mempertanyakan pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan, gangguan pada Facebook dan Instagram menimbulkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan bagi jutaan pengguna di seluruh dunia. Meskipun penyebab pasti gangguan ini belum diketahui, pengguna tetap berharap bahwa Meta akan segera memperbaiki masalah ini dan memastikan keamanan data mereka.









