TEKNO

ChatGPT down: Ribuan Pengguna Tersiksa, Layanan AI OpenAI Mengalami Outage Global

×

ChatGPT down: Ribuan Pengguna Tersiksa, Layanan AI OpenAI Mengalami Outage Global

Share this article
ChatGPT down: Ribuan Pengguna Tersiksa, Layanan AI OpenAI Mengalami Outage Global
ChatGPT down: Ribuan Pengguna Tersiksa, Layanan AI OpenAI Mengalami Outage Global

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 April 2026 | Pada Senin, 20 April 2026, layanan chatbot terkenal buatan OpenAI, ChatGPT, mengalami gangguan besar yang mempengaruhi jutaan pengguna di seluruh dunia. Laporan pertama muncul sekitar pukul 07:35 WIB (01:05 GMT), ketika pengguna mulai melaporkan kesulitan mengakses platform melalui situs web maupun aplikasi seluler.

Menurut pemantauan Downdetector, lonjakan keluhan sangat signifikan. Pada puncaknya, United Kingdom mencatat lebih dari 8.000 laporan, sementara Amerika Serikat mencatat sekitar 2.000 laporan. India juga terdampak, dengan lebih dari 800 laporan yang masuk. Secara keseluruhan, sekitar 81% pengguna melaporkan masalah pada chatbot itu sendiri, 12% mengalami kendala pada aplikasi mobile, dan sisanya mengeluhkan masalah pada halaman login serta fitur lain seperti mode suara dan pembuatan gambar.

  • UK: >8.000 laporan
  • USA: ~2.000 laporan
  • India: >800 laporan

Pengguna melaporkan berbagai jenis pesan kesalahan, termasuk notifikasi bahwa layanan sedang berada pada kapasitas penuh, serta pesan “server error” yang mengindikasikan kegagalan komunikasi antara antarmuka pengguna dan server backend. Beberapa bahkan menghadapi layar kosong tanpa respons apapun setelah mengirimkan prompt.

Outage ini tidak terbatas pada versi gratis saja; pelanggan berbayar juga mengalami gangguan. Selain ChatGPT, layanan pemrograman otomatis Codex, yang banyak dipakai oleh developer untuk menulis kode, juga tidak berfungsi secara normal. API OpenAI yang biasanya memberikan akses bagi aplikasi pihak ketiga juga melaporkan penurunan kinerja.

OpenAI merespons dengan memperbarui halaman status resmi mereka pada pukul 08:01 PT, menyatakan bahwa tim teknis sedang menyelidiki “degraded performance” pada kedua layanan. Pada pukul 12:51 ET, perusahaan mengumumkan bahwa mereka telah menerapkan perbaikan sementara dan sedang memantau hasilnya. Meskipun belum ada perkiraan pasti kapan layanan akan kembali sepenuhnya, OpenAI menekankan komitmen untuk memulihkan performa secepat mungkin, mengingat pentingnya ChatGPT dalam alur kerja pendidikan, bisnis, dan pengembangan perangkat lunak.

Insiden ini menambah catatan gangguan sebelumnya yang terjadi pada tahun yang sama. Pada Maret 2026, OpenAI juga mengalami outage yang memengaruhi ribuan pengguna, terutama pada jam dini hari WIB. Penyebab teknis pada kedua kejadian belum diungkap secara rinci, namun analis menilai bahwa ketergantungan pada infrastruktur cloud pihak ketiga, seperti Cloudflare, dapat menjadi faktor pemicu.

Pengguna disarankan untuk secara berkala menyegarkan browser atau aplikasi mereka, serta memeriksa pembaruan status di situs resmi OpenAI. Bagi mereka yang membutuhkan layanan AI secara kritis, menyiapkan solusi cadangan seperti model AI alternatif atau layanan lokal dapat menjadi langkah mitigasi sementara.

Secara keseluruhan, gangguan ini menegaskan betapa pentingnya keandalan layanan digital di era modern, khususnya bagi jutaan orang yang mengandalkan ChatGPT untuk tugas harian, riset, dan kreativitas. OpenAI diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut tentang akar penyebab serta langkah-langkah pencegahan di masa mendatang.

Dengan pemulihan yang sedang berlangsung, para pengguna di seluruh dunia menantikan kembalinya layanan ChatGPT ke kondisi normal. Hingga saat itu, mereka diminta untuk tetap tenang dan mengikuti pembaruan resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *