OLAHRAGA

Roma Gigit Kesempatan: Kembalinya Dybala & Wesley dan Laga Krusial Menentukan Nasib Liga Champions

×

Roma Gigit Kesempatan: Kembalinya Dybala & Wesley dan Laga Krusial Menentukan Nasib Liga Champions

Share this article
Roma Gigit Kesempatan: Kembalinya Dybala & Wesley dan Laga Krusial Menentukan Nasib Liga Champions
Roma Gigit Kesempatan: Kembalinya Dybala & Wesley dan Laga Krusial Menentukan Nasib Liga Champions

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 April 2026 | Roma kembali menjadi sorotan utama Serie A menjelang penghujung musim, di mana setiap poin menjadi krusial untuk mengamankan tiket Liga Champions. Setelah hasil imbang 1-1 melawan Atalanta di Olimpiade Stadio Olimpico, Asisten Pelatih Francesco Gasperini menekankan pentingnya konsistensi tim dalam menghadapi jadwal yang padat.

Kembalinya dua pemain kunci, Paulo Dybala dan Bryan Wesley, memberikan suntikan moral sekaligus taktik bagi tim. Dybala, yang menjalani operasi meniskus 44 hari lalu, kembali berlatih bersama skuad pada Sabtu menjelang laga melawan Bologna. Selama musim ini, sang penyerang hanya tampil dalam 22 dari 44 pertandingan, mencetak dua gol dan tiga assist. Meski kontribusinya terbatas, kehadirannya di lini serang diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas gol Roma.

Wesley, yang sempat absen selama tujuh pertandingan, juga diperkirakan akan kembali ke lapangan pada laga Atalanta. Statistik menunjukkan bahwa Roma hanya menang dalam tiga dari tujuh pertandingan yang ia lewatkan, menegaskan peran vitalnya di sisi sayap kiri. Kedua pemain tersebut diharapkan akan meningkatkan sinergi dengan rekan setim seperti Tammy Abraham dan Lorenzo Pellegrini.

Namun, tantangan tidak berhenti pada kembalinya pemain. Beberapa pemain kunci lainnya masih diragukan, termasuk Rensch yang cedera flexor kanan serta Kone yang mengalami dua cedera otot dalam dua bulan terakhir. Kedua pemain tersebut diperkirakan akan melewatkan beberapa laga terakhir, menambah beban pada kedalaman skuad.

Di papan klasemen, persaingan untuk tempat keempat yang menjamin masuk Liga Champions semakin ketat. Roma berada di posisi kelima dengan 58 poin, bersaing langsung dengan Juventus (63 poin) dan Como (58 poin). Jadwal Roma dalam lima pekan terakhir meliputi pertandingan melawan Bologna, Fiorentina, Parma, Lazio, dan Verona, dengan Derby melawan Lazio menjadi sorotan utama.

  • 25 April: Roma vs Atalanta (1-1)
  • 27 April: Roma vs Bologna
  • 4 Mei: Roma vs Fiorentina
  • 10 Mei: Parma vs Roma
  • 17 Mei: Roma vs Lazio (Derby)
  • 24 Mei: Verona vs Roma

Jika Roma mampu mengamankan poin penuh dalam lima laga ini, mereka dapat menutup jarak dengan Juventus dan menghindari risiko harus berjuang di Play‑off Conference League. Sebaliknya, kegagalan di salah satu laga dapat membuka peluang bagi Juventus atau bahkan tim lain seperti Como untuk melesat.

Selain urusan domestik, Roma juga berupaya menutup musim Europa League dengan prestasi. Kekalahan melawan Bologna di fase grup menambah tekanan pada manajemen untuk menyelesaikan musim dengan trofi atau setidaknya posisi empat besar.

Gasperini menyatakan bahwa fokus utama tetap pada kompetisi liga. “Kami harus mengelola kebugaran pemain, mengoptimalkan taktik, dan memastikan bahwa setiap pertandingan kami menambah nilai bagi tujuan akhir,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan Atalanta.

Dengan dukungan kembali Dybala dan Wesley, serta tekad untuk menutup musim dengan kuat, Roma berada pada posisi yang cukup menguntungkan untuk meraih tempat Liga Champions. Namun, konsistensi dan keberuntungan masih menjadi faktor penentu dalam minggu‑minggu terakhir kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *