Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Juni 2026 | Baru-baru ini, kasus Ahmad Bahar kembali mencuri perhatian publik. Putri Ahmad Bahar, Ilma, mengaku masih trauma setelah insiden dirinya dibawa ke markas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) pada Minggu, 17 Mei 2026. Ilma mengatakan bahwa ia masih belum berani beraktivitas seperti biasa di luar rumah karena dihantui rasa takut.
Menurut Ilma, kondisi psikologisnya belum sepenuhnya pulih karena harus berulang kali menceritakan kronologi kejadian kepada berbagai pihak yang menangani kasus tersebut. Ia mengaku bahwa setiap kali diminta menjelaskan kembali peristiwa yang dialaminya, ingatan terhadap kejadian tersebut kembali muncul.
Sementara itu, terdapat juga cerita menarik tentang Hercules, sebuah nama yang kerap disebut-sebut dalam kasus Ahmad Bahar. Rosario de Marshall, atau akrab disapa Hercules, merupakan seorang mantan preman legendaris yang disebut-sebut menjadi penguasa di kawasan Tanah Abang. Namun, Ucu Kambing, jawara yang berhasil mengalahkan Hercules dan anak buahnya, memiliki tujuan lain selain bertarung.
Ucu Kambing memiliki nama lengkap Muhammad Yusuf Muhi dan dikenal sebagai sosok yang tidak pernah mempermasalahkan siapapun untuk datang mencari rezeki atau tinggal di wilayah Tanah Abang. Akan tetapi, dirinya akan marah apabila seseorang telah mengganggu ketenangan warga lokal Tanah Abang.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan rencana pembangunan fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) pesawat Hercules hasil kerja sama Indonesia-AS di Bandara Kertajati masih dalam tahap pembicaraan mendalam. Kemhan tetap mengupayakan menjadikan Kertajati sebagai pusat perawatan C-130 Hercules se-Asia guna mendongkrak kemandirian pertahanan domestik.
Kesimpulan dari kasus Ahmad Bahar dan cerita di balik nama Hercules adalah bahwa masih banyak hal yang belum terungkap dan memerlukan penanganan yang lebih lanjut. Dengan demikian, diharapkan kasus ini dapat segera terpecahkan dan keadilan dapat ditegakkan.











