OLAHRAGA

Piala Dunia 2026: Stadion di Meksiko Siap Menjadi Tuan Rumah dan Kartel Drone Menyerang Desa di Guerrero

×

Piala Dunia 2026: Stadion di Meksiko Siap Menjadi Tuan Rumah dan Kartel Drone Menyerang Desa di Guerrero

Share this article
Piala Dunia 2026: Stadion di Meksiko Siap Menjadi Tuan Rumah dan Kartel Drone Menyerang Desa di Guerrero
Piala Dunia 2026: Stadion di Meksiko Siap Menjadi Tuan Rumah dan Kartel Drone Menyerang Desa di Guerrero

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 telah menjadi sorotan dunia, terutama di Meksiko, yang menjadi salah satu negara tuan rumah bersama dengan Amerika Serikat dan Kanada. Di Meksiko, tiga stadion dipilih sebagai venue, yaitu Estadio Azteca, Estadio Akron, dan Estadio BBVA. Estadio BBVA, yang juga dikenal sebagai El Gigante de Acero, menjadi salah satu stadion yang paling modern dan menawan di Meksiko.

Estadio BBVA akan menjadi tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia, termasuk tiga pertandingan babak penyisihan grup dan satu pertandingan babak gugur. Stadion ini memiliki kapasitas sekitar 53.500 penonton dan terletak di Monterrey, Meksiko.

Sementara itu, di Guerrero, Meksiko, desa-desa terpencil dilaporkan diserang oleh drone kartel. Serangan ini terjadi pada hari Rabu, 8 Juli 2026, dan menyebabkan kekhawatiran bahwa keamanan di daerah tersebut telah ditinggalkan oleh pemerintah Meksiko.

Menurut laporan, drone kartel meledak di desa Guajes de Ayala, menyebabkan kerusakan dan kekhawatiran di kalangan warga setempat. Serangan ini dilaporkan terjadi setelah warga desa mengeluarkan peringatan tentang ancaman kartel di daerah tersebut.

Pemerintah Meksiko telah meningkatkan keamanan di kota-kota tuan rumah Piala Dunia, termasuk Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey. Namun, serangan di Guerrero menimbulkan pertanyaan tentang keamanan di daerah-daerah terpencil di Meksiko.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, telah berjanji untuk meningkatkan keamanan di negara tersebut, terutama di daerah-daerah yang rawan kejahatan. Namun, serangan di Guerrero menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan keamanan di Meksiko.

Dalam beberapa minggu terakhir, Meksiko telah mengalami peningkatan kekerasan, termasuk serangan terhadap warga sipil dan petugas keamanan. Serangan di Guerrero adalah contoh lain dari kekerasan yang terjadi di Meksiko, dan menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan di negara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *