Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 04 Mei 2026 | Troyes kembali menjadi sorotan publik setelah penyerang asal Maroko, Bentayeb, mencatatkan 18 gol dan menempati posisi teratas pencetak gol Ligue 2 musim ini. Keberhasilan individu tersebut tidak lepas dari peran penting klub ES Troyes AC yang memberikan ruang bagi talenta muda untuk bersinar di kompetisi nasional. Penampilan gemilang Bentayeb menambah harapan pendukung Troyes agar dapat bersaing memperebutkan promosi ke Ligue 1 pada akhir musim.
Di sisi lain, Troyes juga menyimpan kisah historis yang kini kembali terangkat ke permukaan. Mustapha Ben M’Barek, mantan pemain internasional Prancis yang sempat memperkuat Bordeaux pada era 1950-an, melanjutkan kariernya di klub Troyes pada periode 1951-1953. Selama dua musim bersama Troyes, Ben M’Barek tampil dalam 45 pertandingan dan mencetak 12 gol, membantu tim menempati posisi menengah atas di Divisi 2 kala itu. Meskipun prestasinya cukup menonjol, jejaknya kemudian menghilang ketika ia kembali ke Maroko dan tidak lagi terdengar kabar kepadanya.
Berita tentang kepergian Ben M’Barek kembali mencuat setelah penelusuran arsip oleh sekelompok pecinta sejarah sepakbola Prancis. Diketahui bahwa ia lahir pada tahun 1926 dan merayakan ulang tahun ke-100 pada 3 Mei 2026, meski tak ada konfirmasi resmi apakah ia masih hidup. Penelitian mengungkap bahwa setelah meninggalkan Troyes, ia pindah ke Racing Paris dan CA Paris, sebelum akhirnya mengakhiri karier pada 1955. Ketiadaan catatan keluarganya menimbulkan spekulasi mengenai nasibnya, menjadikannya salah satu legenda yang “hilang” dalam catatan sejarah olahraga.
Statistik terkini Troyes dalam Ligue 2 menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berikut adalah rangkuman performa tim selama 12 pertandingan terakhir:
- Jumlah kemenangan: 7
- Seri: 3
- Kekalahan: 2
- Jumlah gol dicetak: 23
- Gol kebobolan: 12
Keberhasilan tersebut didukung oleh taktik ofensif yang menekankan kecepatan sayap dan pergerakan bebas Bentayeb di lini depan. Pelatih Troyes, yang menekankan kerja tim serta fleksibilitas taktik, menyatakan bahwa ketajaman serangan kini menjadi prioritas utama untuk menutup jarak dengan pemuncak klasemen.
Sementara itu, warisan Mustapha Ben M’Barek tetap dihormati oleh komunitas Troyes. Pada pekan pertandingan melawan tim saingan, klub menampilkan video dokumenter singkat yang menyoroti kontribusi Ben M’Barek dalam era pasca-perang. Momen tersebut berhasil menghubungkan generasi pemain muda dengan sejarah klub, memperkuat identitas lokal yang kental dengan nilai sportivitas dan kebanggaan.
Perkembangan Troyes tidak hanya terbatas pada lapangan hijau. Dari sisi infrastruktur, stadion Stade de l’Aube sedang menjalani renovasi fasilitas kebugaran dan area penonton untuk meningkatkan kenyamanan suporter. Investasi ini diharapkan dapat menarik lebih banyak penonton, khususnya ketika Bentayeb mencetak gol penting yang memicu sorakan massal.
Secara keseluruhan, kombinasi antara performa individual Bentayeb, strategi tim yang progresif, dan penghargaan terhadap sejarah Mustapha Ben M’Barek menciptakan narasi unik bagi Troyes. Klub berada pada posisi yang menjanjikan, baik dari segi kompetitif maupun kultural, menyiapkan diri untuk tantangan selanjutnya di Ligue 2 maupun potensi promosi ke level tertinggi.
Dengan semangat yang terus menyala, Troyes bertekad menjadikan musim ini sebagai batu loncatan menuju masa depan yang lebih gemilang, sekaligus menjaga ingatan akan legenda yang pernah mengukir sejarah di tanahnya.











