OLAHRAGA

Dominasi Besar AZ Alkmaar: Kemenangan 5-1 atas NEC Nijmegen Bawa Gelar Piala Belanda 2025/26

×

Dominasi Besar AZ Alkmaar: Kemenangan 5-1 atas NEC Nijmegen Bawa Gelar Piala Belanda 2025/26

Share this article
Dominasi Besar AZ Alkmaar: Kemenangan 5-1 atas NEC Nijmegen Bawa Gelar Piala Belanda 2025/26
Dominasi Besar AZ Alkmaar: Kemenangan 5-1 atas NEC Nijmegen Bawa Gelar Piala Belanda 2025/26

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 April 2026 | JAKARTA – AZ Alkmaar mengukuhkan dirinya sebagai raja Piala Belanda musim ini setelah menorehkan kemenangan gemilang 5-1 melawan NEC Nijmegen pada final yang digelar di Stadion Feijenoord, Rotterdam, Minggu (19/4/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut tidak hanya menambah koleksi trofi klub, melainkan juga menjamin tiket ke kompetisi Liga Europa pada kampanye berikutnya.

Sejak peluit pembuka, AZ Alkmaar menunjukkan intensitas dan kontrol permainan yang superior. NEC Nijmegen sempat mengancam lebih dulu pada menit ke-14 ketika Noe Lebreton menerima umpan silang dari Sami Ouaissa, namun tembakannya meleset tipis dari gawang. Tekanan AZ terus meningkat dan akhirnya terbayar pada menit ke-32 ketika Mees de Wit mencetak gol pertama. Aksi dimulai dari Ro‑Zangelo Daal yang menembus sisi kiri, mengirimkan umpan tarik yang diselesaikan De Wit dengan tembakan kaki kanan ke sudut atas gawang lawan.

Babak pertama berakhir dengan keunggulan tipis 1-0 bagi AZ Alkmaar. Pada babak kedua, tim Belanda melanjutkan dominasi. Pada menit ke-67, Sven Mijnans menambah angka menjadi dua setelah menerima umpan terobosan dari Kees Smit dan menaklukkan kiper Jasper Cillessen dengan tenang. Seketika, Troy Parrott mengirim umpan jauh yang dimanfaatkan oleh Peer Koopmeiners; ia berlari bebas sebelum mengirimkan bola melewati kiper dan menambah keunggulan menjadi tiga.

NEC Nijmegen tidak menyerah begitu saja. Koki Ogawa berhasil memperkecil jurang melalui sundulan kepala setelah situasi sepak pojok, mengembalikan harapan tim tamu. Namun, momentum itu tidak cukup untuk menghentikan rentetan serangan AZ. Pada masa injury time, Kees Smit menambah gol keempat dengan sepakan lob yang indah dari dalam kotak penalti. Di detik-detik akhir pertandingan, Troy Parrott kembali menjadi penentu dengan memanfaatkan bola muntah, menutup pesta gol dengan skor akhir 5-1.

Dengan hasil ini, AZ Alkmaar meraih gelar kelima mereka di Piala Belanda, menegaskan dominasi mereka di kompetisi domestik sekaligus mengamankan tempat di Liga Europa musim depan. Sementara itu, NEC Nijmegen kembali mencatatkan kegagalan, menambah deretan enam final yang selalu berakhir dengan kekalahan.

Kapten AZ Alkmaar mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tim, sekaligus menyatakan harapan agar pelatih baru, Leeroy Echteld, tetap memimpin klub ke musim berikutnya. Para pemain kunci seperti Mees de Wit, Sven Mijnans, Peer Koopmeiners, Kees Smit, dan Troy Parrott menjadi sorotan utama dalam kemenangan ini.

Para pengamat menilai bahwa taktik ofensif yang diterapkan oleh pelatih Echteld, berfokus pada pressing tinggi dan transisi cepat, menjadi faktor penting dalam mengendalikan ritme permainan. Kekuatan lini tengah yang kreatif, dikombinasikan dengan kecepatan sayap, memungkinkan AZ Alkmaar menciptakan peluang berbahaya secara konsisten.

Dengan gelar ini, AZ Alkmaar tidak hanya menambah trofi, tetapi juga menegaskan posisi mereka sebagai salah satu tim terkuat di Belanda. Kemenangan ini diprediksi akan meningkatkan moral tim menjelang kompetisi liga domestik dan kompetisi Eropa yang akan datang.

Secara keseluruhan, final Piala Belanda 2025/26 menjadi saksi atas kualitas dan kedalaman skuad AZ Alkmaar, sekaligus menandai kebangkitan mereka di panggung Eropa. Para pendukung klub berharap prestasi ini menjadi awal yang baik untuk musim kompetitif yang menantang, baik di Eredivisie maupun di kompetisi lintas benua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *