Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 April 2026 | Derby panas antara Persiba Balikpapan dan Barito Putera pada pekan ke-25 Championship 2025/2026 berakhir dengan hasil imbang 3-3 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Pertandingan yang sarat emosi ini memperlihatkan serangan balik cepat, taktik terbuka, serta beberapa kesalahan defensif yang memengaruhi hasil akhir. Meskipun hanya mengumpulkan satu poin, Barito Putera tetap mengokohkan posisinya di papan atas klasemen sementara.
Barito Putera membuka skor lebih dulu melalui serangan terkoordinasi yang diakhiri oleh Alexsandro Perreira. Gol pertama tersebut memicu semangat tim, namun Persiba berhasil menyamakan kedudukan tak lama kemudian lewat gol Muhammad Isfandyar. Kedua tim terus menekan, dan Barito kembali unggul berkat gol cantik Fabiano Beltrame yang memanfaatkan umpan lebar dari Renan Silva.
Tak lama setelah itu, Persiba kembali mengembalikan keseimbangan melalui gol dari pemain asing Takumu Nishihara. Menjelang menit akhir, drama terjadi ketika Fabiano Beltrame, yang sebelumnya menjadi pencetak gol bagi Barito, secara tidak sengaja menanduk bola ke gawangnya sendiri, menambah gol bunuh diri yang memperpanjang keunggulan Barito menjadi 3-2. Persiba tak menyerah, dan berhasil menyamakan kedudukan kembali lewat serangan balik cepat, menutup skor menjadi 3-3.
Berikut daftar pencetak gol dalam laga seru tersebut:
- Barito Putera: Alexsandro Perreira, Fabiano Beltrame, Renan Silva
- Persiba Balikpapan: Muhammad Isfandyar, Takumu Nishihara, gol bunuh diri Fabiano Beltrame
Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, mengungkapkan rasa bangga meski timnya hanya memperoleh satu poin. Ia menilai penampilan ofensif anak asuhnya sudah menunjukkan perbaikan signifikan, terutama dalam mencetak tiga gol, yang sebelumnya menjadi kelemahan utama. Namun, Tupamahu tidak menutup mata atas kekurangan di lini pertahanan, mengakui adanya kelengahan yang harus diperbaiki dalam beberapa pekan ke depan.
Sementara itu, manajer Barito Putera menekankan pentingnya konsistensi dalam mempertahankan poin. Dengan 49 poin, tim Kalimantan Selatan ini berada di posisi kedua klasemen Grup 2, hanya terjauh beberapa poin dari pemuncak klasemen. Poin tambahan dari hasil imbang ini memperkuat peluang mereka untuk melaju ke fase knockout, asalkan mereka dapat mengatasi masalah defensif yang masih terlihat rentan.
Statistik pertandingan menunjukkan kedua tim memiliki penguasaan bola yang hampir seimbang, masing-masing menguasai sekitar 48-52 persen. Jumlah tembakan ke arah gawang juga mirip, dengan Barito mencatat 12 tembakan, 6 di antaranya tepat sasaran, sedangkan Persiba mencatat 10 tembakan dengan 5 tepat sasaran. Kesempatan peluang penalti yang hampir terlewat pada menit ke-70 menjadi titik balik penting, yang bila berhasil dapat mengubah hasil akhir menjadi kemenangan bagi salah satu tim.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan betapa kompetitifnya Championship 2025/2026, khususnya di grup yang diperebutkan oleh tim-tim Kalimantan. Derbi ini tidak hanya menjadi ajang adu kebolehan, tetapi juga menjadi panggung bagi pemain muda dan asing untuk menunjukkan kualitas mereka. Kedepannya, Barito Putera diharapkan dapat menambah stabilitas pertahanan, sementara Persiba harus memperbaiki koordinasi di lini belakang untuk menghindari gol bunuh diri yang merugikan.
Dengan sisa beberapa pekan kompetisi, kedua tim masih memiliki peluang besar untuk memperbaiki posisi mereka. Barito Putera akan berusaha meningkatkan pertahanan dan menjaga konsistensi serangan, sedangkan Persiba Balikpapan harus memanfaatkan potensi ofensifnya tanpa mengorbankan kestabilan di belakang. Persaingan di grup ini diprediksi akan terus berlanjut hingga fase akhir, menjanjikan aksi-aksi menegangkan bagi para penggemar sepakbola Kalimantan.











