OLAHRAGA

Derby Belgia Memukau: Anderlecht vs Union Saint-Gilloise Berakhir 1-3, VAR Kontroversial dan Harapan Piala

×

Derby Belgia Memukau: Anderlecht vs Union Saint-Gilloise Berakhir 1-3, VAR Kontroversial dan Harapan Piala

Share this article
Derby Belgia Memukau: Anderlecht vs Union Saint-Gilloise Berakhir 1-3, VAR Kontroversial dan Harapan Piala
Derby Belgia Memukau: Anderlecht vs Union Saint-Gilloise Berakhir 1-3, VAR Kontroversial dan Harapan Piala

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 April 2026 | Derby klasik Jupiler Pro League antara Anderlecht vs Union Saint-Gilloise pada Minggu lalu menyajikan aksi dramatis di Stadion Lotto Park. Union Saint-Gilloise berhasil mengamankan kemenangan 3-1 atas tim tuan rumah, sekaligus mengukuhkan posisi puncak klasemen setelah menyingkirkan tekanan dari Club Brugge yang baru saja menang melawan Gent.

Sejak peluit pertama, pertandingan berjalan ketat. Union membuka keunggulan lewat gol dari lini belakang, salah satu dari dua gol yang dicetak oleh pemain bek mereka. Gol kedua pun datang dari serangan balik yang memanfaatkan ruang di sisi sayap, sementara Anderlecht hanya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol yang didapatkan pada menit-menit akhir babak pertama.

Menjelang akhir babak pertama, situasi menjadi lebih panas ketika Killian Sardella (Anderlecht) terlibat insiden dengan Guilherme (Union). Kontak kepala ringan antara keduanya memicu jatuhnya Guilherme, dan wasit Jasper Vergoote awalnya memperlihatkan kartu kuning kepada kedua pemain. Namun, setelah tinjauan VAR, keputusan berubah menjadi kartu merah bagi Sardella, memaksa Anderlecht bermain dengan sepuluh pemain di babak kedua. Keputusan tersebut menuai protes keras dari kiper Anderlecht, Colin Coasemans, yang menyatakan bahwa VAR terlalu “antusias” dan menghilangkan kesempatan timnya untuk bangkit kembali.

Coasemans mengungkapkan kekecewaannya dalam wawancara pasca-pertandingan, menilai bahwa insiden tersebut “hanya sebuah duel derby, bukan pelanggaran berat”. Ia menambahkan bahwa ia bahkan sempat berdiskusi dengan pemain lawan, Christian Burgess, untuk menegaskan bahwa kedua tim ingin melanjutkan permainan, namun VAR tetap memutuskan pengusiran.

Di sisi Union, Anouar Ait El Hadj mengungkapkan rasa puasnya atas kemenangan tersebut. Ia menekankan bahwa hasil kemenangan Club Brugge melawan Gent memberikan motivasi tambahan bagi Union untuk terus berjuang. “Kami sangat senang, ini derby yang kami menangkan dan hasilnya membantu posisi klasemen,” ujar Ait El Hadj. “Setiap pertandingan bagi kami seperti final, dan kami tidak terpengaruh oleh hasil tim lain, justru sebaliknya, itu memotivasi kami untuk menang.”

Kapten Union, Kamiel Van De Perre, menambahkan bahwa timnya pantas meraih tiga poin berkat peluang yang lebih banyak dan aksi yang lebih terorganisir. Ia juga menyinggung final Piala Belgia yang akan datang melawan Anderlecht, menyatakan bahwa meski momentum Union lebih baik, final tersebut tetap akan menjadi pertarungan 50-50 karena kondisi stadion dan atmosfer yang berbeda.

Secara statistik, dua dari tiga gol Union berasal dari barisan bek, menegaskan bahwa ancaman mereka tidak hanya datang dari lini serang. Ait El Hadj menegaskan pentingnya kerja sama tim: “Kami memiliki tim yang kolektif, semua orang memberikan kontribusi, dan itulah yang membuat kami berhasil.” Ia juga menolak terlalu memikirkan klasemen, menyatakan bahwa dua poin tidak berarti bila tidak diiringi dengan kemenangan berkelanjutan.

Kemenangan ini menempatkan Union Saint-Gilloise kembali di puncak klasemen Pro League, sementara Anderlecht harus mengevaluasi strategi mereka menjelang sisa musim. Keputusan VAR dan pengusiran Sardella menjadi sorotan utama, menimbulkan perdebatan tentang peran teknologi dalam keputusan penting pertandingan.

Berikut poin-poin penting dari derby tersebut:

  • Hasil akhir: Union Saint-Gilloise 3-1 Anderlecht.
  • Killian Sardella (Anderlecht) mendapat kartu merah setelah tinjauan VAR.
  • Colin Coasemans mengkritik keputusan VAR sebagai terlalu agresif.
  • Anouar Ait El Hadj menyoroti motivasi tim setelah kemenangan Club Brugge.
  • Kamiel Van De Perre menegaskan kesiapan Union untuk final Piala Belgia melawan Anderlecht.

Dengan kemenangan ini, Union Saint-Gilloise tidak hanya memperkuat posisi puncaknya, tetapi juga menambah kepercayaan diri menjelang fase play‑offs dan final Piala Belgia. Anderlecht, di sisi lain, harus memperbaiki konsistensi dan menanggapi kritik terhadap penggunaan VAR jika ingin kembali bersaing di puncak liga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *