OLAHRAGA

David de Gea Bikin Sorotan di Serie A: Penyelamatan Penting di Laga Fiorentina vs Sassuolo

×

David de Gea Bikin Sorotan di Serie A: Penyelamatan Penting di Laga Fiorentina vs Sassuolo

Share this article
David de Gea Bikin Sorotan di Serie A: Penyelamatan Penting di Laga Fiorentina vs Sassuolo
David de Gea Bikin Sorotan di Serie A: Penyelamatan Penting di Laga Fiorentina vs Sassuolo

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 April 2026 | Veteran penjaga gawang asal Spanyol, David de Gea, kembali menjadi sorotan meski berada di luar arena Premier League. Setelah sekian lama menjadi andalan Manchester United, nama De Gea sempat menjadi bahan candaan ketika mantan manajer Jose Mourinho menyebutnya hanya sebagai kiper ketiga terbaik di klub. Namun, performa terkini De Gea di kancah internasional menunjukkan bahwa kualitasnya tetap relevan, terutama ketika ia tampil sebagai pemain tamu dalam pertandingan Serie A antara Fiorentina dan Sassuolo di Stadio Artemio Franchi.

Pada menit ke-10 laga, Sassuolo melancarkan serangan balik cepat melalui kombinasi Ismael Kone dan Armand Lauriente di sisi kiri. Lauriente melepaskan tembakan keras yang tampaknya akan menembus pertahanan, namun De Gea melompat dengan kaki, mengeksekusi penyelamatan khasnya yang dikenal sebagai “leg save”. Aksi tersebut tidak hanya menghentikan peluang pertama Sassuolo, tetapi juga menegaskan bahwa reaksi cepat sang penjaga gawang masih berada di level tertinggi.

Setelah penyelamatan tersebut, Fiorentina berusaha menguasai permainan. Albert Gudmundsson, yang diangkat menjadi penyerang tengah menggantikan kepergian Moise Kean dan Roberto Piccoli karena cedera, menciptakan beberapa peluang berbahaya. Pada menit ke-20, ia menerima umpan silang dari Dodo dan mengeksekusi sentuhan tumit kreatif yang memaksa kiper Fiorentina, Stefano Turati, menangkis bola ke sudut luar gawang. Meskipun De Gea tidak terlibat langsung, aksinya di gawang lawan menjadi contoh bagaimana pengalaman internasionalnya dapat menginspirasi rekan setim.

  • Menit 10: Penyelamatan kaki De Gea menghentikan tembakan Lauriente.
  • Menit 20: Gudmundsson menciptakan peluang, Turati menangkis.
  • Menit 35: Kesempatan empat lawan dua di kotak penalti Sassuolo, namun Solomon gagal menyiapkan tembakan akhir.

Di babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Christian Volpato dan Andrea Pinamonti menggantikan peran serangan Sassuolo, dengan Pinamonti hampir mencetak gol setelah memukul tiang gawang. De Gea kembali diuji ketika serangan Sassuolo menembus pertahanan Fiorentina, namun ia tetap tenang dan berhasil menepis setiap ancaman dengan posisi yang tepat.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi possession Fiorentina sebesar 54% dibandingkan 46% milik Sassuolo, namun keduanya gagal memecah kebuntuan. Hasil akhir 0-0 membuat Fiorentina masih berada sembilan poin di atas zona degradasi dengan empat pertandingan tersisa, sementara Sassuolo tetap berada di posisi menengah klasemen dengan 46 poin.

Penampilan De Gea dalam laga ini memberikan sinyal bahwa meskipun usianya telah melampaui 30 tahun, ia masih mampu bersaing di level tertinggi. Penyebab utama ketangguhannya terletak pada pengalaman luas di kompetisi top Eropa, serta kemampuan membaca situasi permainan secara cepat. Bagi Manchester United, performa ini menjadi pengingat bahwa De Gea masih memiliki nilai jual tinggi, baik sebagai mentor bagi kiper muda maupun sebagai opsi cadangan yang dapat diandalkan dalam pertandingan-pertandingan krusial.

Kesimpulannya, aksi penyelamatan David de Gea melawan Sassuolo tidak hanya menambah poin penting bagi tim tuan rumah, tetapi juga mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu penjaga gawang paling berpengalaman di Eropa. Jika De Gea terus mempertahankan konsistensinya, peluang bagi klub asal Manchester untuk memanfaatkan pengalamannya dalam kompetisi domestik maupun internasional akan semakin besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *