Religi

Muharram 2026: Awal Tahun Baru Islam dan Periode Berkabung

×

Muharram 2026: Awal Tahun Baru Islam dan Periode Berkabung

Share this article

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 17 Juni 2026 | Muharram 2026 telah dimulai di Lucknow, India, setelah penampakan bulan baru Muharram menandai awal periode berkabung untuk menghormati Imam Hussain dan para syuhada Karbala. Bendera hitam telah dikibarkan, persiapan majlis sedang berlangsung, dan sabeel telah didirikan di seluruh kota sebagai bagian dari ritual berkabung.

Di beberapa wilayah mayoritas Syiah di kota tua, terdengar seruan “Ya Hussain” yang bergema di jalan-jalan saat persiapan majlis dan matam intensif. Pria, wanita, dan anak-anak mengenakan pakaian hitam tradisional, yang melambangkan duka dan penghormatan terhadap pengorbanan di Karbala.

Periode berkabung ini berlangsung selama dua bulan dan delapan hari, untuk mengenang syahidnya Imam Hussain, cucu Nabi Muhammad, dan para sahabatnya, yang terbunuh dalam Pertempuran Karbala setelah berhari-hari tanpa makanan dan air. Untuk menghormati pengorbanan mereka, beberapa stan air, dikenal sebagai sabeel, telah didirikan di seluruh kota, terutama di area seperti Victoria Street, Nakkhas, dan Hussainabad.

Stan-stan ini menyajikan air minum kepada masyarakat, yang secara simbolis mengingatkan akan kehausan yang dialami oleh para syuhada Karbala. Selain itu, pemerintah juga telah mengumumkan beberapa subsidi pertanian dalam anggaran 2026-2027, termasuk program Kisan Card yang akan membantu sekitar 1.000.000 petani lokal dengan menyediakan bahan-bahan pertanian esensial.

Sementara itu, di Indonesia, perbedaan penetapan awal tahun 1448 H antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan pemerintah telah menyebabkan beberapa perbedaan dalam pelaksanaan Muharram. Namun, diserukan kepada masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga kesatuan umat Islam.

Dalam situasi ini, penting untuk memahami bahwa perbedaan dalam penetapan awal Muharram tidak harus memecah belah umat Islam. Sebaliknya, kita harus fokus pada esensi dari bulan Muharram, yaitu untuk mengenang dan menghormati pengorbanan Imam Hussain dan para syuhada Karbala, serta memperkuat kesatuan dan solidaritas di antara umat Islam.

Oleh karena itu, mari kita sambut Muharram 2026 dengan penuh makna dan semangat, serta memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai Islam yang mulia, seperti kesabaran, keberanian, dan solidaritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *