Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Juli 2026 | Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kalimantan Tengah telah memasuki tahap yang cukup penting. Dinas Pendidikan Palangka Raya telah membuka pendaftaran untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sejak Senin, 29 Juni 2026.
Menjelang pembukaan pendaftaran, Dinas Pendidikan Palangka Raya mengimbau para orang tua memilih jalur penerimaan sesuai ketentuan agar proses seleksi berjalan tertib dan lancar. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Jayani, mengatakan pada pelaksanaan SPMB tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya membuka empat jalur penerimaan, yakni domisili, afirmasi, prestasi, serta mutasi atau perpindahan tugas orang tua.
Pendaftaran jalur domisili dilakukan secara daring melalui website https://kotapalangkaraya.spmb.id, sedangkan jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi dilakukan secara langsung (offline) di sekolah tujuan. Ia berharap masyarakat tidak lagi memaksakan masuk ke sekolah tertentu karena kualitas sekolah negeri di Kota Palangka Raya kini semakin merata.
Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan agar seluruh pihak penyelenggara pendidikan, khususnya sekolah negeri, patuh pada regulasi dalam proses pelaksanaan SPMB. Kepala Perwakilan Ombudsman Kalteng, Raden Biroum Bernardianto, menyampaikan bahwa jalur-jalur kepesertaan dalam SPMB, seperti jalur domisili (zonasi), prestasi, dan afirmasi, sudah memiliki pedoman serta aturan yang jelas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Di sisi lain, MPLS SMP 2026 di Palangka Raya Kalteng dijadwalkan dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 13 Juli sampai 17 Juli 2026. Banyak murid baru maupun orang tua mulai mencari link Twibbon MPLS SMP 2026 sebagai bentuk partisipasi sekaligus menyemarakkan pelaksanaan MPLS di media sosial.
Kesimpulan dari proses SPMB di Kalimantan Tengah ini menunjukkan bahwa pemerintah setempat berupaya memastikan proses penerimaan murid baru berjalan dengan tertib dan adil. Dengan membuka beberapa jalur penerimaan dan mengimbau masyarakat untuk memilih jalur yang sesuai, diharapkan kualitas pendidikan di daerah tersebut dapat ditingkatkan.









