Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Mei 2026 | Mobil modern didesain untuk memprioritaskan keselamatan penumpang dengan membuat bagian depan lebih mudah hancur saat terjadi tabrakan. Konsep ini diterapkan untuk menyerap energi benturan dan mengurangi dampaknya pada kabin penumpang.
Menurut Kepala Laboratorium Passive Safety, Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor, W Aris Munandar, mobil-mobil sekarang didesain untuk hancur di bagian depan jika mengalami benturan. Hal ini bertujuan untuk menghindari energi benturan yang langsung diteruskan ke penumpang.
Aris menjelaskan bahwa bagian depan kendaraan dibuat sebagai area penyerap benturan atau crumple zone. Area ini dirancang untuk melipat atau rusak lebih dulu ketika tabrakan terjadi, sehingga energi benturan dapat dikurangi sebelum mencapai kabin penumpang.
Dengan demikian, meskipun bagian depan kendaraan terlihat ringsek, area dalam mobil diharapkan tetap aman. Aris menambahkan bahwa konsep keselamatan ini menjadi bagian penting dalam standar keselamatan kendaraan modern.
Pengujian keamanan kendaraan biasanya dilakukan melalui crash test atau uji tabrak. Dalam tes ini, kendaraan ditabrakkan dalam kondisi tertentu untuk melihat kemampuan struktur bodi dalam melindungi penumpang.
Dari hasil crash test, dapat diketahui efektivitas crumple zone, kekuatan kabin, hingga risiko cedera yang mungkin dialami pengemudi dan penumpang saat kecelakaan terjadi.
Sebagai kesimpulan, desain bagian depan mobil yang lebih mudah hancur saat tabrakan adalah sebuah konsep keselamatan yang penting dalam mobil modern. Hal ini bertujuan untuk mengurangi dampak benturan pada penumpang dan meningkatkan keselamatan mereka.











