Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 April 2026 | Geely Auto memperkuat posisinya sebagai pemain utama otomotif global dengan mencatat penjualan tertinggi dalam sejarah perusahaan pada kuartal pertama 2026. Total penjualan mencapai 709.358 unit, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penjualan pada bulan Maret 2026 sendiri mencapai 233.031 unit, naik 13 persen dari bulan sebelumnya. Dari total tersebut, penjualan gabungan merek Geely, Zeekr, dan Lynk & Co tercatat 127.319 unit. Kendaraan energi baru (NEV) menjadi andalan, dengan penjualan mencapai 369.059 unit atau 55 persen dari total, menunjukkan pertumbuhan 9 persen YoY.
Ekspor juga mengalami lonjakan dramatis. Pada Maret 2026 volume ekspor tercatat 81.639 unit, melonjak 120 persen YoY dan naik 34 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Selama kuartal pertama, total ekspor mencapai 203.024 unit, tumbuh 126 persen YoY, menandakan strategi internasionalisasi Geely yang berhasil.
Berikut ringkasan penjualan utama di kuartal I 2026:
| Brand | Penjualan Maret | Penjualan Kuartal I |
|---|---|---|
| Geely | Data tidak terpisah | Data tidak terpisah |
| Zeekr | 29.318 unit | 77.037 unit |
| Lynk & Co | 25.426 unit | 81.662 unit |
Zeekr mencatat pertumbuhan 90 persen YoY pada Maret dan 86 persen YoY selama kuartal pertama, menegaskan daya tarik model listrik premiumnya. Sementara Lynk & Co menunjukkan kenaikan penjualan 12 persen YoY pada kuartal pertama, menambah diversifikasi portofolio NEV Geely.
Lonjakan ekspor NEV Geely tidak lepas dari dinamika pasar global. Harga bahan bakar yang melambung di banyak negara mengalihkan preferensi konsumen ke kendaraan listrik yang lebih hemat energi. Data China Passenger Car Association (CPCA) mencatat total ekspor kendaraan listrik dan hybrid dari China mencapai 349.000 unit pada Maret 2026, naik 139,9 persen YoY, menambah konteks pertumbuhan Geely yang berada di tengah arus global tersebut.
Selain Geely, pesaing asal Tiongkok lainnya seperti BYD juga menunjukkan kinerja kuat dengan ekspor sekitar 120.000 unit NEV pada Maret. Namun, Geely berhasil menembus pasar dengan total penjualan luar negeri 81.000 unit, di mana NEV menyumbang 51.000 unit, menegaskan strategi elektrifikasi sebagai tulang punggung ekspansi internasional.
Strategi percepatan elektrifikasi Geely tidak hanya mengandalkan penjualan, melainkan juga sinergi antar merek. Integrasi teknologi baterai, platform modular, serta jaringan produksi global memungkinkan perusahaan menurunkan biaya produksi dan meningkatkan daya saing di pasar internasional.
Secara keseluruhan, rekor penjualan 709 ribu unit serta pertumbuhan ekspor yang luar biasa menegaskan bahwa Geely Auto berada pada jalur pertumbuhan yang berkelanjutan. Keberhasilan ini memperkuat keyakinan investor dan pasar bahwa elektrifikasi bukan sekadar tren, melainkan arah utama industri otomotif global.
Dengan fondasi kuat di pasar domestik dan strategi ekspansi yang agresif, Geely Auto diproyeksikan akan terus meningkatkan pangsa pasar NEV, terutama di wilayah Asia, Eropa, dan Amerika Utara, menjadikan tahun 2026 sebagai tahun terobosan penting dalam sejarah perusahaan.











