HUKUM

Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel, Menteri dan Anggota DPR RI Minta Penanganan Tuntas

×

Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel, Menteri dan Anggota DPR RI Minta Penanganan Tuntas

Share this article
Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel, Menteri dan Anggota DPR RI Minta Penanganan Tuntas
Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel, Menteri dan Anggota DPR RI Minta Penanganan Tuntas

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Agustus 2026 | Temuan 995 senjata di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan (Jaksel) telah memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi dan Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa. Mereka menekankan pentingnya penanganan tuntas kasus ini untuk menjaga keamanan dan kenyamanan belajar siswa di sekolah.

Menteri Arifah Fauzi mengingatkan bahwa temuan senjata di sekolah dapat memiliki dampak psikologis pada anak-anak. Ia meminta pihak sekolah untuk memastikan bahwa anak-anak tetap merasa aman dan tidak terdampak secara langsung maupun psikologis atas kasus tersebut. Menteri PPPA juga meminta semua pihak untuk menjaga privasi anak-anak dan tidak memberikan stigma negatif akibat kasus maupun pemberitaan yang sedang berkembang.

Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa juga menyampaikan keprihatinannya atas temuan ratusan senjata dan narkotika di lingkungan sekolah swasta di Jaksel. Ia meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut agar memberikan kepastian hukum dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan. Adde Rosi menekankan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik untuk belajar, berkembang, serta membentuk karakter.

Polisi telah menemukan bahwa sebagian besar senjata yang ditemukan adalah senjata angin, dengan hanya satu pucuk senjata api. Polda Metro Jaya sedang menelusuri asal-usul dan izin impor ratusan senjata tersebut, serta memeriksa mantan ketua yayasan yang terkait dengan impor senjata. Polisi juga akan mencocokkan barang yang ditemukan dengan dokumen manifes impor untuk memastikan apakah ratusan senjata tersebut masuk Indonesia secara resmi atau ada barang yang berada di luar dokumen.

Kasus temuan senjata di sekolah swasta Jaksel ini telah menjadi perhatian serius dari masyarakat dan pemerintah. Penanganan tuntas kasus ini diharapkan dapat menjaga keamanan dan kenyamanan belajar siswa di sekolah, serta memperkuat sistem pengawasan terhadap satuan pendidikan.

Kesimpulan, kasus temuan 995 senjata di sekolah swasta Jaksel merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan tuntas dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Menteri PPPA dan Anggota DPR RI telah menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan belajar siswa di sekolah, serta memperkuat sistem pengawasan terhadap satuan pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *