Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 05 Juli 2026 | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki total 473.214 personel aktif yang tersebar di Mabes Polri sebanyak 32.607 orang dan di seluruh Polda sebanyak 440.607 personel. Selain anggota polisi, terdapat 17.790 Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri, sehingga total keseluruhan personel dan PNS mencapai 491.004 orang.
Komposisi pangkat terdiri dari 571 perwira tinggi, 11.963 perwira menengah, 52.134 perwira pertama, serta dominasi Bintara dan Tamtama dengan total 408.546 personel. Dengan demikian, Polri memiliki kekuatan yang cukup untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan di Indonesia.
Baru-baru ini, Bareskrim Polri secara resmi menaikkan status kasus dugaan akses ilegal PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) ke tahap penyidikan. Peningkatan status ini terjadi setelah penyidik Siber Bareskrim menemukan bukti permulaan yang cukup atas dugaan pelanggaran hukum. Kasus ini mencuat akibat laporan para nasabah yang mengaku mengalami kerugian finansial signifikan.
Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Polri serta enam kapolda. Upacara sertijab digelar di Ruang Rapat Utama (Rupattama) Mabes Polri, Jakarta, hari ini. Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menyampaikan pergantian pejabat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Polri ke depan.
Irjen Wibowo resmi menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) menggantikan Irjen Agus Suryonugroho. Serah terima jabatan (sertijab) digelar di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2026. Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa estafet kepemimpinan bukanlah akhir dari pengabdian.
Irjen Wibowo bukan sosok baru di bidang lalu lintas. Perwira tinggi Polri kelahiran 24 September 1973 itu telah lama berkiprah di satuan lalu lintas dan memiliki pengalaman panjang di bidang regident hingga manajemen operasional kepolisian. Wibowo merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996.
Kesimpulan, Polri terus berupaya meningkatkan kinerja dan keamanan di Indonesia dengan kepemimpinan baru dan peningkatan kemampuan personel. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam melakukan kegiatan sehari-hari.











