HUKUM

KPK Sinyalir 2 Budi Karya Terima Suap Terkait Kasus Dugaan Proyek Kereta Api

×

KPK Sinyalir 2 Budi Karya Terima Suap Terkait Kasus Dugaan Proyek Kereta Api

Share this article
KPK Sinyalir 2 Budi Karya Terima Suap Terkait Kasus Dugaan Proyek Kereta Api
KPK Sinyalir 2 Budi Karya Terima Suap Terkait Kasus Dugaan Proyek Kereta Api

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Mei 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga pegawai PT Len Railway Systems (LRS) berinisial UL menjadi pengumpul imbalan proyek pada kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub).

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, pegawai dari anak perusahaan PT Len Industri (Persero) tersebut diperiksa KPK sebagai saksi kasus DJKA Kemenhub.

Dalam pemeriksaan ini, penyidik mendalami pengetahuan saksi soal dugaan pengumpulan fee (imbalan) proyek yang dilakukan oleh saksi.

Selain itu, KPK juga mendalami pengetahuan saksi UL terkait imbalan yang sudah dikumpulkan tersebut diduga diberikan kepada sejumlah pihak pada Kemenhub.

Kasus tersebut terungkap bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub.

Saat ini, BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah telah berganti nama menjadi BTP Kelas I Semarang.

KPK kemudian menetapkan 10 orang tersangka yang langsung ditahan terkait dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan dan menahan 21 tersangka.

Selain itu, dua korporasi juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Kasus dugaan korupsi itu terjadi pada proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, pembangunan jalur kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan, empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, Jawa Barat, serta proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa-Sumatera.

KPK terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kebenaran dan menindak lanjuti kasus korupsi tersebut.

Dalam beberapa waktu ke depan, KPK akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap kasus korupsi ini.

KPK berharap dengan pengungkapan kasus ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya integritas dan anti korupsi dalam pembangunan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *