Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Mei 2026 | Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas pengadaan sepatu sekolah rakyat yang menelan anggaran Rp 27 miliar. Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi dengan KPK terkait pengadaan sepatu tersebut.
Menurut Gus Ipul, pengadaan sepatu untuk siswa di Sekolah Rakyat telah dilaksanakan pada tahun 2025 dengan anggaran Rp 27 miliar. Namun, untuk tahun 2026, lelang untuk pengadaan sepatu belum dilakukan. Gus Ipul menegaskan bahwa pengadaan sepatu telah melalui prosedur yang sesuai dan bahwa harga final akan lebih rendah dari perkiraan.
Gus Ipul juga menyatakan bahwa Kemensos telah berkoordinasi dengan ahli dan bahwa angka dalam pengadaan di Kemensos dibuat sesuai aturan. Dia menjamin Kemensos melakukan penganggaran sesuai aturan dan bahwa pengawasan ketat akan dilakukan untuk mencegah penyelewengan anggaran.
KPK mendukung program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat, namun menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tidak terjadi penyelewengan anggaran. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Ibnu Basuki Widodo menegaskan bahwa koordinasi yang dilakukan oleh Kemensos bukan untuk penindakan, melainkan memastikan setiap program berjalan transparan dan bebas penyimpangan.
Gus Ipul menyampaikan terima kasih atas kritik publik terkait pengadaan sepatu sekolah Rp 27 miliar dan menegaskan bahwa masukan itu penting untuk perbaikan kinerja Kemensos. Dia juga menegaskan bahwa Kemensos akan terus berkoordinasi dengan KPK terkait proses pengadaan barang dan jasa.
Kesimpulan dari audiensi antara Kemensos dan KPK adalah bahwa pengadaan sepatu sekolah rakyat telah dilaksanakan dengan prosedur yang sesuai dan bahwa Kemensos akan terus berkoordinasi dengan KPK untuk memastikan transparansi dan pengawasan ketat dalam pengadaan barang dan jasa.











