Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Agustus 2026 | Kematian Sutrimo, seorang pria asal Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, menjadi perhatian publik setelah ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Awalnya, keluarga Sutrimo tidak mencurigai kematian almarhum, namun berbagai kabar simpang siur membuat mereka curiga.
Menurut kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, awalnya pihak keluarga tidak mencurigai kematian Sutrimo karena jenazah sudah dikafani dan dibersihkan saat diterima. Namun, setelah menerima kabar bahwa gula darah almarhum menembus 600, keluarga mulai merasa curiga.
Polisi telah menangani kasus kematian Sutrimo dan telah melakukan penyelidikan. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan bahwa kasus kematian Sutrimo telah naik ke tahap penyidikan dan rencananya akan dilakukan ekshumasi jenazah Sutrimo pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Ekshumasi ini dilakukan untuk mencari penyebab kematian Sutrimo. Keluarga Sutrimo telah menyatakan siap kooperatif jika ekshumasi dan otopsi diperlukan. Sementara itu, Polda Metro Jaya juga telah mempersiapkan tim untuk melakukan penyidikan lebih lanjut.
Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan call center 1500813 untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai bantuan transportasi darurat, termasuk kendaraan jenazah.
Kematian Sutrimo masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Kasus ini menjadi perhatian publik karena adanya kecurigaan bahwa kematian Sutrimo bukanlah kematian biasa. Dengan dilakukannya ekshumasi dan penyidikan lebih lanjut, diharapkan kasus ini dapat terpecahkan dan kebenaran dapat terungkap.
Sampai saat ini, belum ada kejelasan tentang penyebab kematian Sutrimo. Namun, dengan upaya penyidikan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya, diharapkan kasus ini dapat terpecahkan dan keadilan dapat ditegakkan.











