HUKUM

Heboh Polisi Teler Diduga Pakai Vape Isi Narkoba, Nasib Kompol DK Kini Dipatsu Polda Sumut

×

Heboh Polisi Teler Diduga Pakai Vape Isi Narkoba, Nasib Kompol DK Kini Dipatsu Polda Sumut

Share this article
Heboh Polisi Teler Diduga Pakai Vape Isi Narkoba, Nasib Kompol DK Kini Dipatsu Polda Sumut
Heboh Polisi Teler Diduga Pakai Vape Isi Narkoba, Nasib Kompol DK Kini Dipatsu Polda Sumut

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 Mei 2026 | Baru-baru ini, kasus polisi teler diduga pakai vape isi narkoba viral di Sumatera Utara. Kasus ini menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat dan pemerintah setempat. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, murka atas kasus ini dan menuntut sanksi berat bagi ASN yang terlibat.

Kasus ini bermula ketika polisi menangkap seorang ASN di lingkungan Pemprov Sumut berinisial FIS (25) yang diduga menggunakan vape mengandung narkotika jenis etomidate dengan sebutan vape getar. Oknum ASN tersebut merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang ditangkap di rumah kosnya di Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Medan, Selasa (19/5).

Polisi menemukan vape berlogo Batman disembunyikan di roti tawar saat penggeledahan. Gubernur Bobby Nasution menuntut sanksi berat, termasuk pemecatan, bagi ASN terlibat narkoba. Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba di kalangan aparat pemerintah.

Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana ASN tersebut bisa menggunakan narkoba tanpa diketahui oleh atasan atau rekan kerjanya. Kasus ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang penyebaran narkoba di kalangan masyarakat dan aparat pemerintah.

Gubernur Bobby Nasution telah mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut untuk tahun 2026 sebesar 7,9 persen. Namun, kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika ASN yang seharusnya menjalankan tugasnya dengan baik malah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa pemerintah perlu meningkatkan pengawasan dan pendidikan tentang bahaya narkoba di kalangan ASN dan masyarakat. Pemerintah juga perlu meningkatkan sanksi bagi ASN yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan memastikan bahwa ASN yang terlibat dalam kasus ini mendapatkan sanksi yang setimpal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *